
Realitas ini menunjukkan bahwa, agar pasar domestik dapat berkembang secara berkelanjutan, paket stimulus jangka pendek diperlukan tetapi tidak cukup. Lebih penting lagi, sangat penting untuk membangun kebijakan jangka panjang guna memperkuat kepercayaan konsumen dan daya beli.
Menurut pelaku bisnis pariwisata Thailand, jumlah wisatawan domestik tahun ini kemungkinan akan lebih rendah daripada tahun lalu jika langkah-langkah dukungan tepat waktu tidak diterapkan. Penurunan pariwisata domestik disebabkan oleh meningkatnya tekanan ekonomi pada penduduk. Penurunan pendapatan rumah tangga, kenaikan biaya hidup, pasar properti yang lesu, dan kekhawatiran tentang prospek ekonomi telah menyebabkan banyak keluarga memprioritaskan menabung daripada menghabiskan uang untuk liburan.
Dalam konteks ini, rencana pemerintah Thailand untuk menerapkan program pembayaran bersama sebesar 3 miliar baht untuk pariwisata diharapkan dapat mendorong pasar, terutama selama musim sepi. Dukungan biaya sebagian akan mendorong lebih banyak orang untuk bepergian, sekaligus mengurangi tekanan pada hotel dan bisnis perjalanan yang menghadapi penurunan jumlah pelanggan. Namun, ini hanyalah solusi jangka pendek untuk masalah pariwisata domestik. Jika fondasi ekonomi rumah tangga tidak membaik, efektivitas program dukungan ini hanya akan bersifat sementara.
Fakta penting yang perlu diperhatikan adalah banyak warga Thailand yang berkecukupan secara finansial memilih untuk berlibur ke luar negeri karena biaya yang kompetitif dan pengalaman yang lebih beragam. Hal ini menunjukkan bahwa pariwisata domestik menghadapi kesulitan ekonomi dan persaingan ketat dari pasar internasional. Untuk mempertahankan wisatawan domestik, industri pariwisata perlu berinovasi dalam produknya, bukan hanya menurunkan harga. Mengembangkan destinasi baru, mendiversifikasi jenis pariwisata, dan menciptakan paket wisata yang fleksibel akan membantu meningkatkan daya saing dan menarik wisatawan domestik secara berkelanjutan.
Yang lebih penting lagi, langkah-langkah stimulus harus diterapkan pada waktu yang tepat. Musim sepi adalah saat bisnis paling membutuhkan dukungan; jika diterapkan terlalu terlambat, kebijakan akan kesulitan untuk efektif dan menciptakan momentum bagi pasar pariwisata domestik.
Pelajaran dari Thailand menunjukkan bahwa stimulasi permintaan hanyalah solusi jangka pendek. Solusi berkelanjutan untuk masalah pariwisata domestik harus berasal dari ekonomi yang stabil, peningkatan daya beli, dan produk pariwisata yang terus berinovasi untuk mempertahankan wisatawan domestik.
Sumber: https://baovanhoa.vn/du-lich/bai-toan-du-lich-noi-dia-241334.html










