
Pameran ini menampilkan 19 karya yang terinspirasi oleh citra dan elemen estetika rakyat Vietnam, yang ditafsirkan ulang melalui pemikiran artistik kontemporer. Karya-karya tersebut, yang dibuat dalam berbagai media mulai dari cat air hingga cat minyak dan akrilik, membuka ruang berlapis-lapis di mana tradisi dan modernitas beririsan. Realisme kontemporer, melalui perspektif unik dari tiga seniman dengan kepekaan artistik yang berbeda, menyatu dan berbaur secara harmonis menjadi sebuah "simfoni" yang beragam secara visual dan kaya secara emosional.
Dalam dunia lukisan Nguyen Dinh Vu (yang lulus dengan gelar Magister Seni Rupa dari Universitas Seni Rupa Vietnam pada tahun 2013), semuanya diatur dalam urutan tertentu, menciptakan dunia berlapis-lapis di mana lapisan budaya, teknis, dan bermakna saling terkait secara sengaja. Berdiri di depan karya-karya Nguyen Dinh Vu, penonton dapat merasakan dan menemukan makna yang berbeda tergantung pada perspektif pribadi mereka, karena setiap karyanya mengandung banyak lapisan makna, mulai dari isu-isu sosial kontemporer hingga kecemasan mendalam jiwa sang seniman...
Dang Quang Tien (lulusan Universitas Seni Rupa Kota Ho Chi Minh tahun 2018) sebelumnya memikat para penonton dengan lukisannya tentang bebek yang berlari melintasi lapangan, yang membentang lebih dari 7 meter. Dalam pameran ini, ia terus menampilkan warna-warna cerah kehidupan di wilayah Barat Daya Vietnam. Berbeda dari gaya cat air tradisional yang lembut dan transparan, sang seniman dengan berani mengeksplorasi warna-warna berani, dipadukan dengan sapuan kuas yang teliti dan realistis, menciptakan gambar-gambar kontras yang mencolok.
Sementara itu, melalui karya-karya Nguyen Dinh Viet (lulusan Universitas Seni Hue tahun 2014), para penonton dibawa ke dimensi lain, di mana realitas dan surealisme berpadu. Menggunakan teknik cat akrilik dan minyak, ia menciptakan kembali lanskap dan arsitektur kuno Hue dengan tampilan yang realistis sekaligus halus, menggambarkan kedalaman dan nilai-nilai budaya unik dari tanah ini. Komposisi minimalis dan palet warna yang lembut, dengan nuansa biru dan abu-abu gelap yang berpadu secara nostalgia, menciptakan keindahan misterius, menarik penonton ke ruang yang terasa familiar sekaligus asing.
Sumber: https://www.sggp.org.vn/ban-hoa-tau-thi-giac-post793478.html






Komentar (0)