
Kerajinan membuat kerupuk beras Kien Khe memiliki sejarah panjang, yang diwariskan dari generasi ke generasi. Di masa lalu, hampir setiap rumah tangga di desa membuat kerupuk, terutama selama periode tidak aktifnya pertanian. Gambaran yang familiar seperti kerupuk bundar besar yang dikeringkan di halaman dan para wanita yang dengan teliti membuatnya di atas api yang menyala telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya lokal.
Bahan-bahan untuk membuat kerupuk beras Kien Khe yang lezat dan autentik tidak terlalu rumit, tetapi membutuhkan pemilihan yang cermat. Beras yang digunakan harus beras putih berkualitas tinggi, direndam hingga bersih, digiling halus, dan kemudian dicampur dengan air dalam rasio yang tepat. Beberapa tempat juga menambahkan biji wijen, kacang tanah, atau sedikit tepung tapioka untuk menciptakan tekstur kenyal dan rasa yang khas. Adonan dioleskan tipis dan merata di dalam kukusan, kemudian kerupuk dijemur hingga renyah secara alami.
Proses pengeringan juga sangat penting dan sangat bergantung pada kondisi cuaca. Kue beras yang baik harus dikeringkan di bawah sinar matahari dengan tepat, tidak terlalu renyah tetapi juga tidak terlalu lembek. Saat dipanggang atau digoreng, kue beras tersebut harus harum, memiliki aroma beras segar, dan warna keemasan yang indah.
Kerupuk beras Kien Khe dipanggang di atas arang, sehingga menghasilkan aroma beras yang harum, sedikit rasa kacang dari biji wijen, kekayaan rasa kacang tanah, dan kerenyahan yang tak tertahankan. Untuk meningkatkan cita rasa, kerupuk ini dapat dipadukan dengan berbagai lauk seperti pisang atau santan. Lebih dari sekadar camilan, kerupuk beras memiliki makna penting dalam kehidupan spiritual masyarakat setempat. Dalam pesta tradisional, sepiring kerupuk beras panggang yang renyah selalu menjadi hidangan pembuka yang tak tergantikan, membangkitkan cita rasa sederhana namun hangat dari tanah kelahiran mereka.
Saat ini, meskipun terjadi urbanisasi yang pesat, beberapa rumah tangga di Kien Khe masih berdedikasi untuk melestarikan kerajinan pembuatan kerupuk beras tradisional. Berkat dukungan pemerintah daerah dan koneksi ke pasar konsumen, banyak fasilitas produksi kerupuk beras telah memperluas skalanya, berinvestasi dalam mesin modern yang dikombinasikan dengan teknik tradisional untuk mempertahankan cita rasa tradisional dan memenuhi permintaan pasar.
Kerupuk beras Kien Khe adalah hadiah sederhana namun berkelas dari pedesaan, puncak dari keterampilan tangan dan kecintaan masyarakat setempat terhadap tanah air. Di era modern, melestarikan dan mempromosikan nilai produk tradisional seperti kerupuk beras Kien Khe tidak hanya berkontribusi pada pemeliharaan identitas budaya nasional tetapi juga membuka jalan baru untuk pembangunan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Sumber: https://dulichninhbinh.com.vn/item/3149











