
Jagung rebus atau jagung tumis adalah hidangan yang familiar dan sederhana, tetapi hanya sedikit orang yang tahu bahwa jagung merupakan makanan sehat - Foto: TTO
Meningkatkan pencernaan
Satu porsi setengah tongkol jagung mengandung sekitar 2g serat, yang baik untuk sistem pencernaan. Jagung merupakan sumber serat tidak larut yang kaya, membantu membuang sisa makanan melalui sistem pencernaan dan mencegah sembelit.
Serat juga mendorong pertumbuhan bakteri baik yang menghasilkan asam lemak rantai pendek (SCFA). Senyawa ini membantu memperkuat penghalang usus, mengurangi peradangan, dan mendukung kesehatan pencernaan secara keseluruhan.
Membantu menjaga penglihatan
Jagung kuning mendapatkan warna cerahnya dari antioksidan karotenoid seperti lutein dan zeaxanthin. Nutrisi ini membantu mendukung kesehatan penglihatan dan dapat mengurangi risiko penyakit mata terkait usia seperti katarak dan degenerasi makula.
Mendukung kesehatan kardiovaskular.
Serat dalam jagung dapat mengurangi penyerapan lemak dan kolesterol di saluran pencernaan. Hal ini dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL jahat dan mendukung kesehatan kardiovaskular. Jagung juga merupakan sumber kalium, mineral yang dapat membantu menetralisir efek natrium dan dapat membantu mengatur tekanan darah.
Mengandung antioksidan
Jagung, dan khususnya varietas berwarna cerah seperti kuning, biru, atau ungu, kaya akan antioksidan. Senyawa tanaman ini membantu mengurangi peradangan dan melindungi sel dari kerusakan, yang dapat menurunkan risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung dan beberapa jenis kanker.
Bebas gluten
Jagung secara alami bebas gluten, menjadikannya sumber nutrisi dan serat yang berharga bagi mereka yang alergi gluten terhadap tepung terigu, dan mereka yang perlu menghindari gandum, jelai, dan rye.
Jika Anda menggunakan tepung jagung atau produk olahan jagung, periksa labelnya untuk memastikan produk tersebut diproduksi di fasilitas bebas gluten dan tidak terkontaminasi silang dengan biji-bijian yang mengandung gluten.
Tingkatkan energimu
Jagung adalah karbohidrat kompleks, yang menyediakan pasokan energi yang stabil dalam jangka waktu yang lebih lama. Jagung juga menyediakan vitamin B, yang berperan penting dalam produksi energi.
Meskipun jagung dianggap sebagai makanan sehat, masih ada beberapa orang yang sebaiknya menghindari mengonsumsinya.
Meskipun makanan ini menawarkan banyak manfaat kesehatan, makanan ini tetap membawa beberapa risiko yang perlu Anda pertimbangkan:
- Dapat menyebabkan lonjakan gula darah: Meskipun mengandung serat, makanan ini tetap mengandung pati dalam jumlah yang signifikan. Penderita diabetes atau resistensi insulin harus memperhatikan ukuran porsi mereka.
Cara sederhana untuk mengikuti aturan ini adalah dengan tidak mengisi lebih dari seperempat piring Anda dengan makanan bertepung seperti jagung, kacang polong, kentang, atau sereal.
- Produk jagung olahan: Produk jagung olahan tingkat tinggi, seperti yang dibuat dengan sirup jagung fruktosa tinggi, jagung krim, atau jagung goreng, sering mengandung tambahan gula, natrium, serta lemak jenuh dan trans. Meskipun makanan ini umumnya tidak berbahaya jika dikonsumsi dalam jumlah sedang, mengonsumsinya terlalu sering dapat menyebabkan kenaikan berat badan, kolesterol tinggi, dan peradangan seiring waktu.
- Alergi: Meskipun jarang terjadi, reaksi negatif terhadap jagung mentah dan matang dapat terjadi jika Anda alergi, seperti ruam atau gangguan pencernaan setelah makan.
Sumber: https://tuoitre.vn/bap-rat-nhieu-loi-ich-cho-suc-khoe-20251105103441735.htm






Komentar (0)