Harga lada terbaru hari ini, 21 November 2024: Harga domestik secara tak terduga turun tajam, dengan Gia Lai dan Ba Ria - Vung Tau mengalami penurunan sebesar 1.000 VND/kg.
Harga lada domestik hari ini
Hari ini, 21 November 2024, harga lada domestik secara tak terduga turun tajam. Di provinsi Gia Lai dan Ba Ria - Vung Tau, harga turun sebesar 1.000 VND/kg dibandingkan kemarin, 20 November 2024; provinsi Dak Lak , Binh Phuoc, dan Dak Nong masing-masing mengalami penurunan sebesar 500 VND/kg dibandingkan kemarin.
Secara spesifik, di provinsi Gia Lai, harga pembeliannya adalah 138.000 VND/kg, sama dengan di Ba Ria - Vung Tau. Di Binh Phuoc, harganya 138.500 VND/kg, 500 VND/kg lebih tinggi daripada Gia Lai dan Ba Ria - Vung Tau. Provinsi Dak Lak dan Dak Nong berada di angka 139.500 VND/kg.
Rata-rata, harga lada hari ini, 21 November 2024, berkisar antara 138.000 hingga 139.500 VND/kg, turun 700 VND/kg dibandingkan kemarin.
Sementara itu, kemarin, 20 November 2024, situasi pembelian domestik pada dasarnya tetap stabil, dengan provinsi Dak Lak mengalami sedikit peningkatan sebesar 500 VND/kg dibandingkan dengan 19 November 2024, menyamai Dak Nong di angka 140.000 VND/kg; Gia Lai, Ba Ria - Vung Tau, dan Binh Phuoc mempertahankan harga di angka 139.000 VND/kg.
Harga lada dunia saat ini
Menurut Asosiasi Lada Internasional (IPC), harga lada dunia tetap stabil pada akhir sesi perdagangan terakhir. IPC mencantumkan harga lada hitam Lampung Indonesia sebesar US$6.470/ton; dan lada putih Muntok sebesar US$9.055/ton.
Lada hitam ASTA 570 Brasil dihargai $6.000/ton. Lada hitam ASTA Malaysia dihargai $8.400/ton; harga lada putih ASTA Malaysia adalah $10.500/ton.
Secara spesifik, harga lada hitam Vietnam tetap stabil di US$6.200/ton untuk grade 500 g/l, dan US$6.500/ton untuk grade 550 g/l; harga lada putih tetap tidak berubah di US$9.400/ton.
Produksi lada India diproyeksikan mencapai sekitar 60.000 ton pada musim 2023/2024, meningkat sekitar 6% dibandingkan tahun sebelumnya. Negara ini masih menghadapi kekurangan karena permintaan domestik diperkirakan melebihi 66.000 ton.
VPSA menyatakan bahwa Vietnam tetap menjadi produsen dan eksportir lada terkemuka di dunia. Namun, di tengah persaingan dan fluktuasi pasar yang menguntungkan tanaman lain seperti kopi dan durian, luas lahan dan produksi lada Vietnam menurun. Penurunan pasokan, ditambah dengan peningkatan permintaan, telah mendorong kenaikan harga lada.
Sumber: https://congthuong.vn/gia-tieu-hom-nay-21112024-bat-ngo-dong-loat-giam-sau-359929.html






Komentar (0)