1. Apa itu konjungtivitis (mata merah)?
"Konjungtivitis" adalah istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan peradangan pada konjungtiva yang disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, atau alergi. Penyakit ini biasanya terjadi antara bulan Juli dan September, yaitu bulan-bulan dengan curah hujan tertinggi.
2. Gejala khas penyakit ini meliputi:
Mata terasa gatal, seperti ada pasir di mata, seolah-olah ada debu di dalamnya.
Mata merah
Keluar cairan dan air mata berlebihan dari mata.
Kelopak mata bengkak dan nyeri
Gejala lainnya mungkin termasuk: kelelahan, demam ringan, sakit tenggorokan, batuk, pembengkakan kelenjar getah bening di belakang telinga, dll.
3. Penyebab konjungtivitis (mata merah)
Penyebab umum konjungtivitis meliputi:
Konjungtivitis virus: Kondisi ini disebabkan oleh virus seperti Adenovirus dan Herpes; dapat sembuh dengan sendirinya dalam 7-14 hari dan tidak memerlukan pengobatan.
Konjungtivitis disebabkan oleh infeksi bakteri.
Konjungtivitis alergi: Alergen seperti serbuk sari, debu, dan bulu hewan dapat menyebabkan kondisi ini berlanjut hingga alergen dihilangkan atau dihindari.
4. Metode pencegahan
Konjungtivitis (mata merah) adalah penyakit menular dan dapat dengan mudah menyebar menjadi epidemi. Penyakit ini menyebar melalui kontak langsung dengan orang yang terinfeksi, melalui tangan, dan melalui barang-barang sehari-hari seperti handuk, peralatan makan, piring, cangkir, seprai, dan kelambu. Oleh karena itu, untuk mencegah penyebarannya menjadi epidemi, beberapa langkah dasar harus diambil:
- Seringlah mencuci tangan dengan sabun dan air bersih; hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut; jangan berbagi barang pribadi seperti obat tetes mata, handuk, kacamata, atau masker wajah.
- Bersihkan mata, hidung, dan tenggorokan Anda setiap hari dengan larutan garam dan obat tetes mata atau obat tetes hidung biasa.
- Gunakan sabun atau disinfektan umum untuk membersihkan barang-barang dan perlengkapan pasien.
- Batasi kontak dengan orang yang sakit atau diduga menderita konjungtivitis.
- Pasien atau mereka yang diduga menderita konjungtivitis harus membatasi kontak dengan orang lain; mereka harus tinggal di rumah dan tidak pergi ke sekolah/kerja untuk menghindari penularan kepada orang lain dan penyebaran penyakit ke masyarakat; mereka harus pergi ke fasilitas medis untuk pemeriksaan, konsultasi, dan pengobatan tepat waktu, dan tidak boleh mengobati diri sendiri tanpa bimbingan dari tenaga kesehatan profesional untuk menghindari komplikasi serius.
PV
Sumber






Komentar (0)