Menurut Bui Thi Kim Ngan, Ketua Palang Merah Komune Tuyen Thanh: “Selama enam tahun terakhir, para relawan Palang Merah telah menjaga dapur umum ini secara konsisten dan tanpa gangguan, meskipun mengalami kesulitan keuangan. Yang paling berharga adalah semua kegiatan tersebut berakar dari rasa empati yang tulus. Berkat solidaritas para perempuan, dapur umum ini telah menjadi tempat kebaikan, menyebarkan semangat saling mendukung dan empati di dalam masyarakat.”
Setelah enam tahun, dapur "Menghubungkan dengan Cinta" telah menjadi dukungan yang familiar bagi pasien yang menerima perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Dong Thap Muoi (Kelurahan Kien Tuong) serta banyak keluarga kurang mampu di daerah tersebut. Keberadaan dapur yang berkelanjutan ini merupakan bukti nyata dari semangat "setiap orang berkontribusi sedikit, bersama-sama menciptakan sesuatu yang besar," di mana rasa kasih sayang dipupuk melalui tindakan sederhana namun bermakna.
Ibu Tran Thi Mai, seorang relawan dari Palang Merah setempat, berbagi: “Saya telah terlibat di dapur sejak awal. Ada kalanya kami kekurangan staf, jadi kami harus pergi ke pasar saat subuh, memasak dan mendistribusikan makanan secara bersamaan. Itu pekerjaan berat, tetapi kami peduli pada orang-orang, jadi tidak ada yang mengeluh. Melihat orang-orang miskin bahagia menerima makanan mereka membuat semua usaha kami terasa berharga.”
Oleh karena itu, meskipun sibuk dengan pekerjaan dan keluarga, banyak relawan Palang Merah masih secara proaktif mengatur waktu mereka untuk berkontribusi pada dapur amal tersebut. Ibu Ha Thi Ngoc Giau, seorang relawan Palang Merah di komune tersebut, berbagi: "Terkadang, kami memasak lebih dari 400 porsi makanan; semua orang lelah tetapi sangat bahagia! Saya telah terlibat dengan dapur ini untuk waktu yang lama, dan saya memiliki banyak kenangan. Jika saya tidak datang ke sini, saya merindukannya."
%20nh%E1%BA%ADn%20%C4%91%C6%B0%E1%BB%A3c%20su%E1%BA%A5t%20%C4%83n%20mi%E1%BB%85n%20ph%C3%AD(1).jpg)
Pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Dong Thap Muoi (bangsal Kien Tuong) menerima makanan gratis.
Makanan-makanan ini, yang diberikan dengan penuh kebaikan, telah menyentuh hati banyak orang yang sedang mengalami masa-masa sulit. Bagi pasien yang masih menjalani perawatan, ini bukan hanya sekadar makanan, tetapi juga sumber semangat. Ibu Nguyen Thi Nam, seorang pasien yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Dong Thap Muoi, dengan penuh emosi berkata: "Saya sakit, dan obat-obatan mahal, tetapi berkat dapur amal ini, saya merasa sedikit lega. Menerima makanan hangat dari para wanita di sini terasa seperti memiliki keluarga yang merawat saya!"
Bagi buruh miskin dan mereka yang berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidup, dapur amal menjadi lebih bermakna. Bapak Pham Van Minh, yang telah mencari nafkah dengan menjual tiket lotere selama lebih dari 10 tahun, mengaku: "Saya mengunjungi dapur setiap hari saat mereka memasak; makanan ini sangat berharga! Para wanita di sana ramah dan menanyakan kabar saya seperti keluarga."
Berkat upaya gigih lebih dari 30 relawan, dapur "Connecting with Love" terus beroperasi secara teratur, menjadi contoh yang cemerlang dalam gerakan kemanusiaan lokal. Diam-diam, dua kali sebulan, dapur kecil di Dusun 3 dipenuhi dengan kehangatan dan kebaikan hati sesama manusia.
Setiap makanan yang dibagikan adalah benih cinta yang ditabur, setiap tawa yang bergema di dapur adalah irama kehangatan kasih sayang yang tersebar. Dan ketekunan para sukarelawan Palang Merah Komune Tuyen Thanh selama 6 tahun terakhir telah membuktikan bahwa: di mana ada cinta, di situ ada nyala api hangat yang tidak akan pernah padam.
NH
Sumber: https://baolongan.vn/bep-an-nghia-tinh-giua-vung-bien-a207062.html










