Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Lautan hari esok

(GLO) - Aku menuruni jalan pegunungan menuju pantai saat matahari musim panas baru saja mulai bersinar. Laut selalu mengundang di setiap musim. Namun tak diragukan lagi, laut paling indah di musim panas.

Báo Gia LaiBáo Gia Lai04/06/2025

Seekor camar terbang menuju matahari terbenam. Senja perlahan turun. Di laut, meskipun matahari telah lama terbenam, bayangan merayap di permukaan air dengan sangat lambat. Senja, senja, seringkali berlangsung lama. Suatu kali aku duduk di tengah dingin yang menusuk, menyaksikan ombak berlumpur menghantam dan larut di pasir, saat laut diterpa angin timur yang menusuk. Kemudian, tiba-tiba, aku melewatinya saat laut berada di musim gugur atau musim semi, benar-benar semarak. Keempat musim tetap sama, gumaman ombak, tetapi hanya di musim panas laut berkilauan dengan warna biru sutra yang senada dengan langit.

1-bien-cua-nhung-ngay-mai.jpg
Ilustrasi: HUYEN TRANG

Aku lahir di sebuah desa nelayan, di mana laut terlihat sejak aku membuka pintu rumahku. Sepanjang masa kecilku, perahu-perahu nelayan berwarna biru dan merah cerah selalu memikatku. Di sore hari, ketika perahu-perahu itu berlabuh, aku senang menikmati suasana ramai jual beli di pasar ikan. Bangun saat matahari terbit di atas laut atau menyaksikan matahari terbenam memudar di hamparan biru yang luas, aku selalu mendapati diriku berlama-lama di antara perahu-perahu yang bergoyang. Menyaksikan jual beli di tepi laut, aku merasakan kehangatan dan harapan menyala dalam diriku di tengah samudra yang tak terbatas.

Desa-desa nelayan seringkali sepi dari kaum pria, karena mereka biasanya terikat pada pekerjaan berat berlayar di laut. Oleh karena itu, mata mereka yang berada di rumah menatap ke kejauhan, menunggu. Legenda kuno Vietnam tentang "Batu Istri yang Menunggu," yang menggambarkan seorang istri menggendong anaknya dan mengawasi suaminya dari laut, telah bergema dari generasi ke generasi. Bahkan sekarang, tatapan dari desa-desa nelayan ini terus mengawasi laut yang tenang dan keselamatan serta ketahanan mereka yang berada jauh di laut. Dalam kembalinya setiap kapal, di luar kegembiraan atas hasil kerja keras mereka, ada kebahagiaan yang lebih besar berupa kedamaian dan reuni. Mungkin tidak ada tempat yang menyimpan lebih banyak bahaya dan ketidakpastian daripada laut dalam. Namun, demi kelangsungan hidup, dari generasi ke generasi, orang-orang terus menjalankan profesi mereka dan tetap terhubung dengan laut.

Dan juga karena keinginan akan laut yang tenang dan cuaca yang damai, setiap desa nelayan memiliki ritual suci tersendiri. Di seluruh negeri, terdapat banyak desa nelayan, sama banyaknya dengan cara menyembah dewa untuk berdoa memohon keselamatan bagi mereka yang berlayar di laut. Masyarakat Vietnam memiliki keyakinan yang kuat pada animisme, percaya bahwa semua hal bersifat animistik, selama orang-orang memiliki hati yang tulus. Ketika saya masih kecil, dan pertama kali menyaksikan upacara doa nelayan di kampung halaman saya, saya kagum dengan persiapan persembahan yang rumit dan teliti oleh para wanita. Setiap tempat memiliki caranya sendiri, tetapi ketulusan dan harapannya sama.

Suatu sore, dikelilingi angin yang berputar-putar, semilir angin laut membawa aroma asin. Aku menatap kapal-kapal yang jauh di laut, dari titik-titik kecil awalnya hingga titik di mana aku bisa menyentuh kayu yang berderit, mencium aroma tajam makanan laut, dan melihat senyum berseri-seri di wajah-wajah yang kecokelatan matahari. Tiba-tiba, hatiku dipenuhi kegembiraan. Perasaan yang familiar menyelimutiku saat aku bergegas melintasi dek. Aku merasa seolah-olah sedang melihat desa kecil yang terletak di tepi pantai, menyambut kapal-kapal kembali ke pelabuhan di sore hari. Aku melihat para wanita desa nelayan, mata mereka berbinar setelah berhari-hari menunggu dari laut lepas.

Untuk generasi mendatang, laut akan tetap menjadi bagian luas dari tanah kelahiran saya, merangkul kehidupan mereka yang lahir darinya. Hanya memikirkan laut saja sudah memenuhi napas saya dengan aroma asinnya...

Sumber: https://baogialai.com.vn/bien-cua-ngay-mai-post326541.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk