
ILUSTRASI: TUAN ANH
Mari kita lalui gelombang ini bersama-sama, sayangku!
Saat masih kecil, saya bermain permainan melompati ombak.
Ombak laut yang lembut, ombak laut yang riang.
Saat ini, gelombang-gelombang itu tak terlihat dan tak berwujud.
Gelombang dunia manusia tanpa henti menerjang kehidupan.
Di tengah gelombang yang bergejolak
Sekali lagi, anakku, kumohon mengerti.
Tidak semua permainan itu menyenangkan.
Tidak semua kebahagiaan datang semudah memungut cangkang kerang.
Air mata membawa beban samudra.
Terkadang kita sendirian di tengah arus bawah...
Mari kita lalui gelombang ini bersama-sama, anakku!
Meskipun ibuku lemah dan kecil.
Seperti perahu yang dilihat dari pulau yang jauh...
Ibu saya memiliki langit biru berawan yang bisa digambar.
Burung, sungai dan gunung, hati...
Ada senyum yang khusus diperuntukkan bagi anak-anak sejak usia dini.
Gelombang putih menerjang...
Ibu memegang tangan anaknya
Jari-jari itu berkilauan di bawah sinar matahari.







Komentar (0)