
Menteri Keamanan Publik baru saja mengeluarkan Surat Edaran yang mengatur tentang ujian dan penerbitan SIM; penerbitan dan penggunaan SIM internasional (menggantikan Surat Edaran No. 12/2025/TT-BCA tanggal 28 Februari 2025). Surat edaran ini menetapkan penghapusan ujian mengemudi berbasis komputer, berlaku mulai 1 Juli 2026.
Peraturan ini dilaksanakan berdasarkan ketentuan Undang-Undang Keselamatan Lalu Lintas Jalan dan Keputusan Pemerintah No. 94/2026/ND-CP tanggal 31 Maret 2026, yang mengatur kegiatan pelatihan dan pengujian pengemudi, berlaku efektif sejak 1 Juli 2026 (mencabut Keputusan Pemerintah No. 160/2024/ND-CP tanggal 18 Desember 2024, yang mengatur kegiatan pelatihan dan pengujian pengemudi). Pasal 24, mengenai fasilitas fisik pusat pengujian pengemudi, telah menghapus persyaratan untuk melengkapi pusat pengujian dengan peralatan simulasi situasi lalu lintas dan ruang simulasi pengujian.
Perlu dicatat bahwa Surat Edaran tentang Peraturan mengenai pemeriksaan dan penerbitan SIM; penerbitan dan penggunaan SIM internasional (menggantikan Surat Edaran No. 12/2025/TT-BCA tanggal 28 Februari 2025) telah menghapus tes simulasi situasi lalu lintas berbasis komputer.
Sesuai dengan peraturan yang berlaku saat ini, proses ujian SIM untuk kendaraan bermotor mengharuskan kandidat untuk menyelesaikan ujian teori, ujian simulasi situasi lalu lintas berbasis komputer, ujian praktik, dan ujian praktik mengemudi di jalan raya.
Pihak berwenang berpendapat bahwa peraturan yang mewajibkan pengujian SIM menggunakan perangkat lunak simulasi lalu lintas tidak praktis, kurang realistis, dan tidak secara akurat mencerminkan situasi kehidupan nyata. Beberapa skenario simulasi dirancang untuk mengecoh kandidat daripada menilai keterampilan mengemudi mereka.
Oleh karena itu, mulai tanggal 1 Juli dan seterusnya, para kandidat tidak perlu lagi mengikuti ujian ini.
Sumber: https://nhandan.vn/bo-phan-sat-hach-lai-xe-mo-phong-tu-17-post971887.html








