Berdasarkan keputusan Badan Pengawas Obat dan Makanan, Perusahaan Gabungan Farmasi Wealphar (Alamat kantor pusat: Lot CN5, Kawasan Industri Thuy Van, Kelurahan Nong Trang, Provinsi Phu Tho ) didenda sebesar 125 juta VND.
Alasan perusahaan ini didenda adalah karena melakukan pelanggaran administratif: Gagal mendaftarkan perubahan dan penambahan izin pemasaran kepada badan negara yang berwenang dan memperoleh persetujuan terlebih dahulu sebelum memasarkan obat-obatan dan bahan baku obat untuk perubahan kecil yang memerlukan persetujuan untuk 5 obat: Valproate EC DWP 200mg (Nomor Registrasi: 893114113524), Metronidazole DWP 375mg (Nomor Registrasi: VD-35847-22), Oxcarbazepine DWP 150mg (Nomor Registrasi: 893114159723), Fefolic DWP 100 mg/350 mcg (Nomor Registrasi: 893110044924), Cyperdin 250mg (Nomor Registrasi: 893110159623).
Kegagalan untuk memberitahukan kepada otoritas negara yang berwenang tentang perubahan kecil yang memerlukan pemberitahuan terlebih dahulu sebelum diedarkan untuk empat obat berikut: Valproate EC DWP 200mg (Nomor Registrasi: 893114113524), Oxcarbazepine DWP 150mg (Nomor Registrasi: 893114159723), Felolic DWP 100 mg/350 mcg (Nomor Registrasi: 893110044924), dan Cyperdin 250mg (Nomor Registrasi: 893110159623).
Perilaku di atas melanggar ketentuan poin c, ayat 3, Pasal 56 Keputusan Pemerintah Nomor 117/2020/ND-CP tanggal 28 September 2020, tentang sanksi administratif di bidang kesehatan, sebagaimana diubah oleh poin b, ayat 13, Pasal 2 Keputusan Pemerintah Nomor 124/2021/ND-CP tanggal 30 Desember 2021, yang mengubah Keputusan Pemerintah Nomor 115/2018/ND-CP tentang sanksi administratif untuk pelanggaran keamanan pangan dan Keputusan Pemerintah Nomor 117/2020/ND-CP tentang sanksi administratif di bidang kesehatan; dan ayat 6, Pasal 56 Keputusan Pemerintah Nomor 117/2020/ND-CP, sebagaimana diubah dan ditambah oleh poin c, ayat 13, Pasal 2 Keputusan Pemerintah Nomor 124/2021/ND-CP.
Poin b, Klausul 1, Pasal 56 Keputusan Pemerintah No. 117/2020/ND-CP tanggal 28 September 2020, yang mengatur sanksi administratif di bidang kesehatan, diubah oleh Poin a, Klausul 13, Pasal 2 Keputusan Pemerintah No. 124/2021/ND-CP tanggal 30 Desember 2021, yang mengubah Keputusan Pemerintah 115/2018/ND-CP yang mengatur sanksi administratif tentang keamanan pangan dan Keputusan Pemerintah 117/2020/ND-CP yang mengatur sanksi administratif di bidang kesehatan; Klausul 6, Pasal 56 Keputusan Pemerintah No. 117/2020/ND-CP diubah dan ditambah oleh Poin c, Klausul 13, Pasal 2 Keputusan Pemerintah No. 124/2021/ND-CP.
Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA), keadaan yang memberatkan termasuk pelanggaran berulang yang dilakukan perusahaan (melibatkan 5 obat dan 4 obat).
Sumber: https://suckhoedoisong.vn/bo-y-te-phat-cong-ty-co-phan-duoc-pham-wealphar-169251231175015805.htm







Komentar (0)