Sunderland dan Sheffield United akan terlibat dalam pertandingan termahal dalam sepak bola Inggris, memperebutkan promosi ke Liga Premier dan pendapatan ratusan juta poundsterling. Setelah juara baru dan tim yang terdegradasi telah ditentukan, kancah sepak bola Inggris diperkirakan akan semakin memanas dengan tim-tim besar bersaing untuk memperebutkan tempat kualifikasi Eropa untuk musim depan, khususnya empat tempat Liga Champions yang tersisa.
Namun, seperti biasanya, pertandingan play-off antara empat tim Championship untuk memperebutkan tempat promosi ketiga musim ini selalu menarik perhatian besar dari para penggemar. Setelah Leeds United dan Burnley berbagi dua posisi teratas di Championship dan dua tempat promosi pertama, sepak bola Inggris mulai fokus pada seri play-off antara empat tim tersebut: Sheffield United, Sunderland, Coventry City, dan Bristol City.
Sesuai peraturan, tim peringkat ke-3 hingga ke-6 di Championship akan saling berhadapan di babak play-off yang terdiri dari dua pertandingan semi-final, setelah itu dua tim pemenang akan bermain di final untuk memperebutkan tempat promosi terakhir untuk musim 2024-2025. Hadiah untuk tim pemenang di babak play-off ini sangat besar, menjadikannya pertarungan yang berharga bagi semua pihak. Selain mendapatkan promosi ke Premier League, tim yang mengamankan tempat promosi ketiga diperkirakan akan mengantongi sekitar £180 juta, termasuk uang hadiah, pendapatan hak siar televisi, penjualan tiket, dan pendapatan iklan setelah kembali ke liga utama Inggris.

Sunderland berharap bisa kembali ke Liga Primer setelah 8 tahun. Foto: SAFC
Uang ini akan dibayarkan selama tiga musim, bukan sekaligus. Lebih jauh lagi, jika sebuah tim berhasil menghindari degradasi di musim pertama mereka, pendapatan yang mereka terima dapat meningkat hingga sekitar £300 juta, yang dibayarkan selama lima tahun. Inilah cara Liga Premier mendukung tim-tim kecil agar mampu bersaing dengan "klub-klub besar" segera setelah promosi.
Sheffield United mengalahkan Bristol City dengan agregat 6-0 di kedua leg semifinal pertama. Pada pagi hari tanggal 14 Mei, giliran Sunderland untuk mengalahkan Coventry City dalam pertandingan mendebarkan di Stadium of Light. Sunderland memenangkan leg pertama 2-1 tetapi kalah dari Coventry City di leg kedua 1-0. Terpaksa bermain hingga perpanjangan waktu, Sunderland sangat beruntung dengan gol dari bek Daniel Ballard pada menit ke-120+1 waktu tambahan, menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di leg kedua dan menang dengan agregat 3-2.
Penampilan terakhir Sunderland di Premier League adalah pada musim 2016-2017, sebuah tim yang diperkuat Jordan Pickford, John O'Shea, Victor Anichebe, Adnan Januzaj, dan Jermain Defoe, yang terdegradasi setelah absen selama 10 tahun. Sheffield United, yang terdegradasi musim lalu, kini memiliki kesempatan untuk kembali ke kasta tertinggi sepak bola Inggris setelah hanya satu tahun.
Sumber: https://nld.com.vn/bong-da-anh-cho-tran-cau-dat-gia-196250514203929522.htm







Komentar (0)