Meskipun tim Jepang telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, Brasil tetap menunjukkan keunggulannya dalam konfrontasi langsung.
Báo Xây dựng•29/06/2026
Menempati posisi kedua di Grup F Piala Dunia 2026 berarti Jepang akan menghadapi lawan yang kuat, yaitu Brasil, di babak 16 besar.
Jepang berhasil membalikkan keadaan untuk mengalahkan Brasil dalam pertemuan terakhir mereka.
Tim ini memiliki tradisi paling panjang dalam kompetisi ini, setelah mengangkat trofi Piala Dunia sebanyak lima kali. Selain itu, mereka juga dua kali menjadi runner-up, dua kali menjadi juara ketiga, dan dua kali menjadi juara keempat di ajang sepak bola terbesar di planet ini.
Sementara itu, pencapaian terbaik Jepang di Piala Dunia adalah mencapai babak 16 besar. Ini menunjukkan bahwa ada perbedaan besar dalam pengalaman antara kedua tim dalam kompetisi ini.
Sebelum Piala Dunia 2026, Brasil dan Jepang telah bertemu 14 kali di level tim nasional. Dalam rangkaian pertandingan ini, tim Amerika Selatan menunjukkan keunggulan atas lawannya dengan 11 kemenangan, 2 hasil imbang, dan hanya 1 kekalahan.
Kedua tim pertama kali bertemu pada tahun 1989 dalam pertandingan persahabatan. Brasil memenangkan pertandingan itu dengan kemenangan tipis 1-0 berkat gol dari Bismarck, seorang pemain yang sebelumnya pernah bermain di Jepang.
Sejak saat itu, Brasil telah menunjukkan dominasinya dengan serangkaian kemenangan dengan selisih skor besar, seperti kemenangan 5-1 pada tahun 1995. Sebaliknya, Jepang juga terus meningkat dan seringkali menimbulkan kesulitan bagi tim kuning dan hijau.
Dalam pertemuan terakhir mereka pada Oktober 2025, tim peringkat teratas di Asia ini membuat kejutan dengan bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Brasil 3-2. Ini juga merupakan kemenangan pertama mereka melawan Brasil.
Media Jepang mengejek Korea Selatan: Apakah mereka masih menganggap kita sebagai saingan yang setara?TPO - Surat kabar Tokyo Sports baru-baru ini menerbitkan sebuah artikel yang membahas apa yang mereka yakini sebagai kesenjangan yang semakin besar dalam sepak bola antara Jepang dan Korea Selatan. Artikel ini tampaknya diterbitkan dalam konteks keberhasilan Jepang lolos dari babak penyisihan grup (sebelum kekalahan yang menyakitkan dari Brasil) sementara Korea Selatan mengalami eliminasi yang memalukan dari Piala Dunia 2026.
Kemenangan ini tak diragukan lagi akan memberikan Jepang lebih banyak kepercayaan diri saat mereka menghadapi Brasil di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Selain itu, Jepang menerima kabar baik lainnya karena partisipasi Neymar masih belum pasti akibat masalah kesehatan. Dalam lima pertemuan sebelumnya, pemain bintang tersebut telah mencetak sembilan gol melawan "Samurai Biru" dan memberikan tiga assist.
Neymar bermain dengan sangat tidak terduga dan seringkali tidak mengikuti taktik yang telah direncanakan pelatih. Oleh karena itu, pertahanan yang disiplin seperti Jepang sangat takut menghadapi pemain dengan gaya bermain seperti itu.
Setelah pengundian babak 16 besar Piala Dunia 2026 selesai, data dari banyak situs statistik terkenal seperti Opta dan Sports Mole masih sangat mengunggulkan Brasil.
Secara spesifik, menurut data hingga 28 Juni, superkomputer Opta memperkirakan bahwa Brasil memiliki peluang sekitar 62% untuk memenangkan pertandingan dalam waktu 90 menit. Angka yang sesuai untuk Jepang hanya sekitar 16%.
Superkomputer Sports Mole juga memperkirakan peluang Jepang untuk memenangkan pertandingan dalam 90 menit sebesar 18%, sedangkan peluang Brasil sebesar 58%.
Namun menjelang dimulainya pertandingan, kedua situs statistik tersebut mengubah prediksi mereka dan mempersempit selisih poin antara kedua tim.
Secara spesifik, menurut Opta, tingkat kemenangan Jepang meningkat menjadi 19,7% dan Brasil menurun menjadi 57,3%. Sementara itu, Sports Mole menaikkan tingkat kemenangan perwakilan Asia menjadi 30,25% dan menurunkan Brasil menjadi 42,1%.
Namun, sebagian besar penggemar dan pakar sepak bola juga menilai Brasil lebih unggul dalam pertandingan ini. Secara khusus, pelatih Mano Polking memprediksi Selecao akan menang 2-1 melawan Jepang.
Namun, pelatih kepala tim nasional Jepang yakin para pemainnya mampu mengalahkan Brasil. Pelatih Moriyasu mengatakan: “Saya pikir peluangnya 50-50. Dalam pertemuan terakhir kami dengan Brasil, kami menunjukkan kualitas kami dan membuktikan bahwa mereka adalah tim yang kompetitif. Kami sangat menghormati Brasil, memahami kekuatan mereka, tetapi juga yakin bahwa Jepang memiliki peluang nyata untuk menang.”
Vietnam mendorong perusahaan-perusahaan AS untuk memperluas investasi di bidang teknologi tinggi.Pada pagi hari tanggal 26 Juni, di Markas Besar Pemerintah, Wakil Perdana Menteri Ho Quoc Dung menerima Bapak Jeff Place, Direktur Rantai Pasokan Coherent Group (AS). Dalam pertemuan tersebut, Wakil Perdana Menteri menegaskan bahwa Vietnam mendorong perusahaan-perusahaan AS untuk memperluas investasi, terutama di industri teknologi tinggi, inovasi, dan semikonduktor.