Setelah sesi latihan yang berat, para prajurit muda, bersama dengan anggota perempuan dan anggota serikat pemuda, larut dalam permainan yang meriah. Tawa dan lagu-lagu merdu menghilangkan rasa lelah, memberi mereka motivasi baru untuk melanjutkan pelatihan. Setiap jabat tangan dan kata-kata penyemangat menjadi sumber dukungan moral yang besar, memperkuat kepercayaan diri para rekrutan baru dan menumbuhkan kecintaan yang lebih besar terhadap kehidupan militer.

Suasana ramai tidak hanya terasa di lapangan latihan, tetapi juga di dapur Batalyon ke-3. Di sini, tangan-tangan terampil anggota perkumpulan wanita dan anggota perkumpulan pemuda sibuk memetik sayuran, menyiapkan ikan, mengiris daging... Semua orang berusaha menyiapkan makanan yang bergizi dan lezat untuk ratusan perwira dan prajurit.

Suasana makan malam itu akrab, ramah, dan dipenuhi kehangatan persahabatan di antara para rekannya.
Para anggota wanita dari Brigade 80 bergandengan tangan untuk memasak "makan bersama" bagi para prajurit muda.

Menyampaikan pandangannya tentang kegiatan yang bermakna ini, Mayor Tran Tra Huyen Trang, Ketua Asosiasi Wanita Brigade Sinyal ke-80, menyatakan: "Ini adalah kegiatan rutin Asosiasi Wanita dan Persatuan Pemuda yang bertujuan untuk lebih memotivasi para prajurit. Kami selalu berusaha memilih makanan yang paling segar dan lezat, menyiapkan hidangan yang menarik dan bergizi sehingga para prajurit dapat menikmati makanan yang lezat dan mengenyangkan, seperti di rumah. Melihat rekan-rekan kami makan dengan baik dan memiliki cukup energi untuk pelatihan membuat kami bahagia!"

Santapan itu menjadi lebih istimewa dengan kehadiran Letnan Kolonel Hoang Dinh Thang, Komandan Brigade. Beliau duduk di sekeliling meja, mengangkat semangkuk nasi panas, dan memberikan kata-kata penyemangat yang seolah memberi kekuatan kepada para prajurit muda.

Prajurit Le Quang Chuong, Regu 9, Peleton 22, Batalyon 3, dari desa Trieu Trung, distrik Trieu Phong, provinsi Quang Tri , tak kuasa menahan emosinya saat menceritakan hidangan istimewa ini. Ratusan kilometer jauhnya dari rumah, menerima perhatian dan kepedulian dari rekan-rekannya, dari kakak-kakak di unitnya, Chuong berbagi dengan penuh emosi: "Duduk di meja ini, saya benar-benar merasa seperti di rumah. Hidangannya tidak hanya lezat tetapi juga sangat hangat. Saya mengerti bahwa tempat ini bukan hanya sebuah unit, tetapi juga sebuah keluarga besar."

Lebih dari sekadar makan, "Makan Bersama Komunitas" adalah simbol solidaritas, berbagi, dan kehangatan keluarga dalam lingkungan militer. Acara ini juga berfungsi sebagai sumber dukungan moral, secara langsung berkontribusi pada peningkatan kualitas pelatihan, memastikan setiap prajurit tetap teguh dan siap untuk melaksanakan dan menyelesaikan tugas apa pun yang diberikan dengan sukses.

Teks dan foto: PHAN NGA

    Sumber: https://www.qdnd.vn/quoc-phong-an-ninh/xay-dung-quan-doi/bua-com-am-long-nguoi-linh-tre-822799