Untuk memastikan tersedianya makanan yang layak bagi pasukan konstruksi, Akademi Angkatan Laut berkoordinasi dengan pemerintah daerah, khususnya desa-desa Tra Co 2, Suoi Da, dan Ha La Ha (komune Bac Ai), untuk memberikan dukungan memasak bagi para prajurit. Segera setelah permintaan diajukan, banyak keluarga dengan antusias merespons, dengan senang hati menyumbangkan waktu dan tenaga mereka untuk menyiapkan makanan bagi pasukan.
![]() |
| Ibu Phan Thanh Chi dengan hati-hati mencuci makanan sebagai persiapan untuk makan. |
Sejak pagi buta, saat pekerjaan konstruksi dimulai, suasana ramai memenuhi halaman kecil keluarga Ibu Phan Thanh Chi (desa Ha La Ha). Ibu Chi bercerita bahwa setiap hari ia bangun sebelum pukul 5 pagi, menempuh perjalanan hampir 10 kilometer ke pasar untuk memilih bahan-bahan segar. Sekitar pukul 9 pagi, ia mulai menyiapkan makanan, memetik sayuran, memasak daging dan ikan, mencuci beras, dan kemudian sibuk menyiapkan setiap hidangan di atas api. Melihat asap yang mengepul dan aroma makanan, suasana menjadi semakin hangat dan penuh dengan kasih sayang yang dimiliki penduduk setempat terhadap para prajurit muda.
Setelah setiap makan, melihat para prajurit menikmati makanan mereka, Ibu Chi tak kuasa menyembunyikan kegembiraannya: "Melihat para prajurit bekerja keras, menahan terik matahari dan hujan, saya merasa sangat iba kepada mereka. Memasak sedikit mengganggu pekerjaan pribadi saya, tetapi saya selalu berusaha sebaik mungkin untuk mengatur semuanya agar para prajurit mendapatkan makanan yang lezat. Setiap hari saya bertanya kepada mereka apa yang ingin mereka makan dan apakah rasanya sesuai dengan selera mereka sehingga saya dapat mengubah menu keesokan harinya. Mampu memberikan sedikit kontribusi dari usaha saya membuat saya sangat bahagia dan bangga."
![]() |
Para kadet Akademi Angkatan Laut mengantarkan makanan ke perkemahan unit tersebut.Mungkin Anda juga suka |
![]() |
| Para peserta pelatihan muda tersebut menerima makanan mereka dengan bantuan warga setempat. |
Di desa Tra Co 2 dan Suoi Da, suasana menyiapkan makan siang juga sama ramainya. Ada yang memetik sayuran, ada yang menyalakan kompor, dan ada pula yang membumbui makanan… Tawa dan percakapan seolah menghilangkan teriknya panas wilayah pesisir tengah, menciptakan suasana hangat dan kekeluargaan. Ibu Tran Thi My Dung, yang terlibat langsung dalam memasak, mengungkapkan: “Melihat para peserta pelatihan, yang seusia anak dan cucu kami, bekerja di bawah terik matahari, membuat kami merasa kasihan kepada mereka. Jadi, seluruh keluarga ikut membantu, masing-masing memberikan bantuan untuk menyiapkan makanan yang layak, berharap mereka memiliki kekuatan untuk menyelesaikan tugas mereka.”
Letnan Kolonel Dinh Van Thanh, Wakil Komandan Batalyon 2, Akademi Angkatan Laut, yang bertanggung jawab atas pasukan konstruksi, mengatakan: “Kali ini, Akademi Angkatan Laut bertanggung jawab untuk membangun tiga unit perumahan. Kami menganggap ini sebagai tugas dengan makna kemanusiaan yang mendalam, yang menunjukkan tanggung jawab dan kasih sayang tulus para prajurit terhadap masyarakat. Perhatian dan bantuan yang diberikan oleh masyarakat setempat, terutama makanan hangat, merupakan sumber motivasi yang besar, memberikan kekuatan kepada para perwira dan kadet untuk menyelesaikan misi dengan baik dan penuh tekad.”
![]() |
| Ibu Phan Thanh Chi dan para peserta pelatihan sedang mengobrol. |
Selama setiap waktu makan, cerita-cerita sederhana sehari-hari dibagikan: betapa melelahkannya pekerjaan hari ini, apakah supnya sesuai selera, apakah ikan rebusnya cukup lezat… Pertanyaan-pertanyaan sederhana dan tulus ini telah menjadi jembatan yang menghubungkan para tentara dan rakyat, membantu mereka untuk saling memahami, merasa lebih dekat, dan lebih mencintai satu sama lain.
Tidak perlu hidangan mahal atau rumit, cukup makanan keluarga sederhana dengan sayuran hijau, ikan rebus, semangkuk sup panas… namun semuanya mencerminkan kasih sayang yang mendalam. Makanan yang disajikan di bawah atap, di samping rumah-rumah yang hampir selesai dibangun, semakin menunjukkan ikatan kuat antara militer dan rakyat. Dalam ingatan setiap perwira dan kadet Akademi Angkatan Laut, tanah ini tidak hanya menandai hari-hari kerja keras tetapi juga menyimpan cita rasa hangat dari makanan yang dinikmati bersama antara militer dan rakyat.
Sumber: https://www.qdnd.vn/xa-hoi/chinh-sach/bua-com-am-tinh-quan-dan-1042986













