Di AS, seekor hiu martil dengan panjang lebih dari 4 meter terdampar di pantai dengan 40 anak hiu yang sudah terbentuk sempurna di dalam perutnya, tetapi para peneliti masih belum yakin tentang penyebab kematiannya.
Pihak berwenang membawa bangkai induk hiu martil itu pergi. Foto: MEF
Pihak berwenang belum yakin mengenai penyebab kematian hiu induk tersebut. Hiu martil betina ( Sphyrna mokarran ) ditemukan pada tanggal 20 April di perairan dangkal dekat Orange Beach. Sekelompok orang yang lewat menarik hiu yang tak bergerak itu ke pantai dan menghubungi tim sumber daya pesisir kota untuk mengambil bangkainya.
Karena hiu martil itu masih utuh, pihak berwenang menghubungi para peneliti dari organisasi Marine Fisheries Ecology (MFE) di Universitas Mississippi. Tim peneliti memeriksa hewan tersebut keesokan harinya. Mereka menemukan 40 anak hiu, masing-masing berukuran sekitar 0,4 meter, di dalam perut hiu martil tersebut. Hiu induk dan anak-anaknya kemungkinan besar mati sebelum terdampar.
Hiu martil diklasifikasikan sebagai spesies yang terancam punah, menurut Daftar Merah Uni Internasional untuk Konservasi Alam. Tidak ada perkiraan yang jelas tentang jumlah individu yang tersisa di seluruh dunia, tetapi para peneliti percaya bahwa jumlah spesies ini menurun dari tahun ke tahun.
Anak-anak hiu martil itu mati sebelum lahir. Foto: MEF
Selama otopsi, tim peneliti mengumpulkan dan memeriksa organ-organ vital, termasuk jantung, hati, kerongkongan, lambung, limpa, ginjal, dan pankreas, tetapi tidak menemukan tanda-tanda cedera atau penyakit pada organ-organ tersebut, menurut perwakilan MFE. Mereka juga mengirim sampel dari tulang belakang, jaringan otot, dan sirip hewan tersebut untuk analisis lebih lanjut di laboratorium. Lambung hiu tersebut kosong. Hiu martil betina seringkali tidak makan selama beberapa bulan selama kehamilannya, jadi hal ini sudah diperkirakan.
Meskipun penyebab pasti kematian hiu tersebut masih belum diketahui, tim peneliti dari MFE menduga hal itu mungkin terkait dengan aktivitas penangkapan ikan. Hiu martil sangat rentan terhadap stres fisiologis akibat penangkapan dibandingkan dengan sebagian besar spesies hiu lainnya. Kehamilan dapat semakin meningkatkan stres ini. Hiu-hiu muda tersebut akan diawetkan dan disumbangkan ke sekolah-sekolah setempat untuk mengajarkan tentang reproduksi hiu.
An Khang (Menurut Live Science )
Tautan sumber






Komentar (0)