- Warga Vietnam di luar negeri menuju wilayah Tengah
- Perdana Menteri menyerukan solidaritas, berbagi suka dan duka dengan masyarakat wilayah Tengah.
- Komite Tetap Front Tanah Air Vietnam Provinsi Ca Mau meluncurkan kampanye untuk mendukung dan membantu masyarakat di wilayah Tengah yang terkena dampak bencana alam.
- Warga Song Doc segera kirim barang ke "pusat banjir" wilayah Tengah
Begitu berita tentang badai dan banjir menyebabkan kerusakan parah di banyak provinsi di wilayah Tengah dan Dataran Tinggi Tengah, berbagai lembaga, serikat pekerja, dan organisasi sosial di Ca Mau secara serentak meluncurkan kampanye penggalangan dana. Sekolah, pagoda, dll., menggalang dukungan dan terus menerima beras, mi instan, jaket pelampung, air minum kemasan, senter, obat-obatan, dll., yang dikemas dan segera diangkut ke daerah terdampak banjir.
Di komunitas Tri Phai, anggota serikat pekerja, pemuda dan petugas polisi berkoordinasi untuk mengklasifikasikan barang-barang yang diterima, memprioritaskan makanan kering dan buku, untuk mendukung siswa yang kembali ke sekolah setelah badai dan banjir.
Prioritas diberikan kepada barang-barang bantuan yang penting untuk kehidupan sehari-hari, terutama pakaian yang masih dalam kondisi baik. Di titik-titik donasi, para relawan dengan cermat memeriksa setiap truk untuk memastikan setiap kiriman kepada masyarakat berkualitas baik dan penuh kasih sayang.
Bapak Pham Van That, Sekretaris Persatuan Pemuda Kepolisian Komune Tri Phai, mengatakan: “Saat menerima bantuan sembako dan pakaian, kami bersama anggota persatuan pemuda komune, mengklasifikasikannya dengan cermat, memilih barang-barang yang masih layak pakai dan dibutuhkan masyarakat. Meskipun jaraknya jauh, kami selalu berusaha memastikan kiriman sampai ke masyarakat sesegera mungkin.”
Para relawan di Kuil Buddha Phuoc Dien sibuk dengan hati-hati mengatur setiap hadiah untuk dikirimkan kepada orang-orang di wilayah Tengah.
Dengan semangat "saling membantu", banyak biara, biksu, dan umat Buddha aktif mengorganisir donasi dan mengirimkan barang-barang bantuan darurat ke wilayah Tengah. Pagoda-pagoda besar di provinsi tersebut menjadi "stasiun penyambutan", menarik ratusan umat Buddha, pelaku bisnis, dan masyarakat untuk membawa beras, mi instan, air minum kemasan, selimut, obat-obatan, dan berbagai kebutuhan lainnya.
Di antaranya, Wihara Buddha Phuoc Dien (Dusun Tan Tien, Komune Tran Van Thoi) menyumbangkan 15 ton barang, termasuk 1.000 kantong obat-obatan pertolongan pertama, lebih dari 2 ton beras, dan banyak barang kebutuhan pokok bagi warga di daerah terdampak banjir.
Yang Mulia Thich Nhuan Tri, Kepala Biara Wihara Phuoc Dien, berbagi: “Melalui informasi dari pers dan situasi terkini di wilayah Tengah, kami telah memobilisasi para biksu, biarawati, umat Buddha, dan para dermawan di dalam dan luar negeri untuk bergandengan tangan memberikan dukungan. Dari tanggal 10 hingga 15 November, kami memberikan 2.500 sumbangan kepada Quang Ngai, Quang Nam, Da Nang, Thua Thien Hue, Quang Tri, dan Phu Yen. Ada umat Buddha yang, meskipun hidup mereka masih sulit, tetap menyumbangkan beras berkilo-kilo. Perasaan itu sungguh berharga.”
Para siswa Ca Mau Community College dengan cermat memilah dan memilih pakaian sebelum mengirim mereka ke wilayah Tengah.
Anggota serikat pemuda bertugas siang dan malam di titik-titik penerimaan untuk membawa, memilah, dan mengemas barang-barang tepat waktu untuk truk bantuan.
Mahasiswa Duong Buu Ngoc Yen, dari Ca Mau Community College, berbagi: “Memahami kesulitan yang dihadapi masyarakat di wilayah Tengah, semua orang ingin berkontribusi. Kami ingin menyebarkan semangat saling mengasihi, karena saat ini, tindakan berbagi kecil dapat membantu masyarakat melewati masa sulit ini.”
Semangat beramal menyebar luas melalui media sosial. Kaum muda dan berbagai organisasi menggunakan halaman penggemar resmi sebagai saluran untuk menyampaikan pesan kepada wilayah Tengah. Aksi-aksi indah dan tulus ini menyoroti tradisi luhur masyarakat Ca Mau yang baik hati, selalu siap membantu, dan berbagi.
Ibu Vo Tuyet Ngan, Sekretaris Persatuan Pemuda Ca Mau Community College, mengatakan: “Kegiatan ini berlangsung sangat cepat. Hanya dalam 2-3 hari, Persatuan Pemuda berhasil memobilisasi sejumlah besar kebutuhan untuk dikirim ke Dak Lak (sebuah wilayah di Provinsi Phu Yen). Banyak orang sangat berhati-hati dalam memilih pakaian baru untuk diberikan sebagai hadiah. Kami memprioritaskan pengiriman barang-barang praktis agar orang-orang tidak khawatir kelaparan atau kedinginan.”
Bus-bus dari Ca Mau, penuh dengan cinta, terus melaju menuju wilayah Tengah.
Wilayah Tengah masih menghadapi banyak kesulitan, tetapi upaya bersama seluruh wilayah, termasuk hati masyarakat Ca Mau, merupakan sumber dorongan yang besar untuk membantu warga di daerah banjir agar segera dapat menstabilkan kehidupan mereka. Dari ujung selatan negeri ini, masyarakat selalu memandang Wilayah Tengah dengan penuh cinta dan keyakinan bahwa saudara-saudari kita akan segera mengatasi dampak badai dan banjir.
Lam Khanh - Tien Luan
Sumber: https://baocamau.vn/ca-mau-chung-tay-vi-mien-trung-a124254.html






Komentar (0)