
Para petugas memandu warga melalui prosedur administratif pada acara "Kopi Resmi - Melayani Rakyat". Foto: LE TRUNG HIEU
Meskipun telah berkali-kali melalui prosedur administrasi sebelumnya, Ibu Tran Thi Anh Nguyet, yang tinggal di komune An Chau, masih memiliki banyak kekhawatiran tentang proses dan dokumen yang diperlukan ketika berurusan dengan prosedur administrasi terkait tanah. Dengan membawa dokumen-dokumennya ke acara "Kopi Pelayanan Publik - Melayani Rakyat", ia berharap dapat menerima jawaban langsung dari pihak berwenang terkait mengenai kesulitan yang dihadapinya. "Sebelumnya, setiap kali saya pergi ke pihak berwenang untuk melakukan prosedur administrasi, saya selalu membawa semua dokumen yang relevan. Saya pikir saya sudah memiliki semuanya, tetapi baru kemudian menyadari bahwa saya perlu melengkapinya, sehingga membuang banyak waktu dan tenaga. Di sini, para petugas menjelaskan setiap langkah dengan jelas dan memberikan panduan terperinci, sehingga saya mengerti dan merasa lebih tenang," ujar Ibu Nguyet.
Tidak hanya Ibu Nguyet, tetapi banyak warga yang berpartisipasi dalam program "Kopi Pelayanan Publik - Melayani Rakyat" menerima peninjauan langsung, penjelasan, dan bimbingan khusus dari staf profesional untuk setiap dokumen mereka. Meskipun membawa dokumen terkait warisan tanah, Bapak Mai Thanh Hung, yang tinggal di komune Can Dang, masih mengira prosesnya akan memakan waktu lama, bahkan mengharuskannya untuk pergi ke tingkat provinsi. Tetapi setelah menerima bimbingan khusus dari staf profesional tentang prosedur dan dokumen yang diperlukan, ia segera mengajukan permohonannya setelah program berakhir. "Model ini memfasilitasi akses masyarakat terhadap informasi tentang tanah dan membantu mereka lebih memahami prosedur administrasi di bidang ini. Sikap yang hangat, ramah, dan membantu telah mendorong orang untuk mengajukan lebih banyak pertanyaan untuk lebih memahami masalah yang mereka hadapi," kata Bapak Hung.
Dengan motto "Dekat dengan rakyat, memahami rakyat, mendukung rakyat, dan melayani rakyat," model "Kopi Pelayanan Publik - Melayani Rakyat" diselenggarakan secara berkala sebulan sekali atau triwulan sekali, tergantung pada situasi aktual dan kebutuhan masyarakat setempat dalam menyelesaikan prosedur administrasi. Dengan berpartisipasi dalam sesi "Kopi Pelayanan Publik - Melayani Rakyat," masyarakat menerima informasi dan panduan tentang proses, dokumen yang dibutuhkan, dan langkah-langkah untuk melaksanakan prosedur administrasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Secara bersamaan, hal ini mendukung masyarakat dalam mengakses dan menggunakan secara efektif fasilitas elektronik seperti layanan publik daring dan pelacakan perkembangan aplikasi daring. Selain itu, ini juga merupakan kesempatan bagi instansi terkait untuk menerima umpan balik dan saran dari masyarakat mengenai proses pelaksanaan prosedur administrasi terkait tanah.
Ibu Huynh Kim Thu, Direktur cabang Kantor Pendaftaran Tanah di Komune An Chau, mengatakan bahwa model "Ngopi Resmi - Melayani Rakyat" diimplementasikan dengan tujuan menciptakan lingkungan yang dekat dan ramah bagi instansi dan masyarakat untuk bertemu dan bertukar informasi secara langsung; segera mendengarkan dan menyelesaikan kesulitan dan hambatan dalam proses pelaksanaan prosedur administrasi terkait tanah. Melalui kegiatan ini, model tersebut berkontribusi pada peningkatan kualitas pelayanan, membangun citra tim pejabat yang berdedikasi dan bertanggung jawab, serta menggunakan kepuasan masyarakat sebagai ukuran efisiensi kerja. "Tidak hanya mendukung penyelesaian masalah spesifik, model ini juga menciptakan jembatan antara pemerintah dan rakyat. Melalui pertemuan-pertemuan ini, instansi memiliki kesempatan untuk mendengarkan masukan dari lapangan, segera mengidentifikasi kesulitan dan kekurangan dalam proses penyelesaian prosedur administrasi untuk meneliti dan mengusulkan solusi untuk mengatasinya, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujar Ibu Kim Thu.
Menurut Ho Huu Tai, Wakil Sekretaris Komite Partai dan Ketua Komite Rakyat Komune An Chau, implementasi model "Kopi Pelayanan Publik - Melayani Rakyat" bertujuan untuk menciptakan ruang terbuka dan ramah bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk bertemu dan bertukar informasi secara langsung dengan instansi terkait mengenai prosedur administrasi di bidang pertanahan. Ini bukan hanya tempat untuk bertukar informasi, tetapi juga jembatan untuk memperkuat ikatan antara pemerintah dan rakyat, berkontribusi dalam membangun tim pejabat dan pegawai yang berdedikasi, bertanggung jawab, dan profesional yang memprioritaskan kepuasan rakyat. Dari situ, pemerintah Komune An Chau berupaya menerapkan solusi untuk meningkatkan efisiensi reformasi administrasi, membangun administrasi publik yang transparan, ramah, dan melayani rakyat di wilayah tersebut.
LE TRUNG HIEU
Sumber: https://baoangiang.com.vn/ca-phe-cong-vu-gan-dan-hon-a491369.html









