
Pertarungan antara Saliba (kiri) dan Dembele diprediksi akan sangat sengit - Foto: AP
Dembele - Saliba
Pemenang Ballon d'Or 2025 , Ousmane Dembele, adalah ancaman terbesar bagi pertahanan Arsenal. Kemampuannya yang tak terduga dengan kedua kaki, kecepatan luar biasa, dan kemampuan menggiring bola yang terampil akan diuji oleh rekan senegaranya, William Saliba – pemain bertahan andal Arsenal musim ini. Saliba memiliki penilaian yang sangat baik dan langkah panjang untuk menetralisir pemain-pemain yang berorientasi pada kecepatan. Pemenang duel ini akan sangat menentukan hasil pertandingan.
Declan Rice - Vitinha
Lini tengah akan menjadi area terpanas di final. Tanggung jawab untuk meredam serangan lawan jatuh pada Declan Rice (Arsenal). Gelandang Inggris ini terkenal dengan kemampuan merebut bola dan tekel satu lawan satu kelas dunianya. Saingan langsungnya adalah Vitinha – otak kreatif PSG dan kandidat peringkat ketiga Ballon d'Or 2025. Kemampuan Vitinha untuk mengontrol permainan, menghindari tekanan, dan memberikan umpan-umpan penentu akan diuji oleh Declan Rice.
Bukayo Saka - Nuno Mendes
Bukayo Saka adalah sumber inspirasi terbesar dalam pergerakan menyerang Arsenal. Permainan Saka yang lincah dan pergerakannya ke tengah untuk menembak atau menciptakan peluang akan membuat Nuno Mendes selalu waspada. Oleh karena itu, Mendes harus menjaga konsentrasi maksimal untuk membatasi pergerakan Saka.
Kvaratskhelia - Gabriel Magalhaes
Dengan 10 gol dan 6 assist di Liga Champions musim ini, Kvaratskhelia – bintang Georgia – adalah ancaman serangan paling berbahaya PSG. Dribelnya yang memukau dari sayap kiri langsung ke tengah akan langsung menantang bek tengah Arsenal, Gabriel Magalhaes. Gaya bermain agresif, fisik, dan bertenaga dari bek asal Brasil itu akan menjadi "ujian serius" bagi kelincahan Kvaratskhelia.
Sumber: https://tuoitre.vn/cac-cuoc-doi-dau-quyet-dinh-giua-psg-va-arsenal-20260530111718742.htm








Komentar (0)