Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Lembah-lembah Quy Nhon kuno

(GLO) - Dalam bukunya "Perjalanan di Vietnam Tengah di sepanjang jalan utama," Camille Paris, seorang arkeolog Prancis yang ikut serta dalam pembangunan jalur telegraf di Vietnam Tengah dari tahun 1885 hingga 1889, menyebutkan dua lembah terkenal di Quy Nhon kuno: Lembah Cong dan Lembah Ga.

Báo Gia LaiBáo Gia Lai31/03/2026

Một góc thung lũng Công do Charles Lemire chụp năm 1887, đã được trang Nét Xưa phục hồi và chuyển màu. Ảnh tư liệu của B.H
Pemandangan Lembah Cong, yang difoto oleh Charles Lemire pada tahun 1887, telah dipugar dan diberi warna oleh situs web Net Xua. (Foto milik BH)

Lembah Cong terletak di antara pegunungan Ba ​​Hoa dan Xuan Van, dengan Danau Phu Hoa di tengahnya (banyak orang masih menyebutnya sebagai Kolam Ikan Paman Ho, meskipun Kolam Ikan Paman Ho sebenarnya hanya sebagian dari Danau Phu Hoa). Menurut tulisan Camille Paris, daerah ini dulunya merupakan hutan belantara yang masih alami dan dipenuhi burung dan hewan, terutama bebek liar; bahkan harimau dan macan tutul pernah ditemukan di sini. Yang menarik, ia juga menyebutkan bahwa lembah ini dulunya memiliki beberapa kebun mangga terbaik di wilayah tersebut.

Ia menceritakan sebuah detail yang jelas: Saat mengawasi para pekerja membersihkan vegetasi untuk pembangunan jalur telegraf, kerumunan tiba-tiba panik, menyerukan agar senjata dibawa untuk menghadapi "harimau". Namun kemudian, hewan yang ditangkap ternyata adalah seekor macan tutul. Sore itu, hewan tersebut dikurung dalam kandang dan diangkut ke pusat Quy Nhon. Anekdot-anekdot kecil seperti itu memberikan gambaran yang jelas tentang suatu wilayah yang pada waktu itu masih menyimpan jejak-jejak liar yang kuat.

Selain sebagai tempat kerja, Lembah Cong juga merupakan tempat berjalan-jalan yang populer bagi orang Prancis pada waktu itu.

Bìa sách Du ký Trung kỳ theo đường cái quan của Camille Paris. Ảnh: B.H
Sampul buku "Perjalanan di Vietnam Tengah di Sepanjang Jalan Utama" karya Camille Paris. Foto: BH

Camille Paris dan rekan-rekannya sering berjalan-jalan dari Danau Phu Hoa, melewati daerah Cau Doi, lalu berputar kembali ke arah Cam Thuong dan Chanh Thanh – tempat-tempat yang sekarang telah menjadi bagian dari kota Quy Nhon.

Pada tahun 1887, Charles Lemire, seorang warga Prancis yang sedang singgah, mengabadikan keindahan Lembah Cong dengan kameranya. Foto tersebut kemudian dipugar dan diberi warna, memperlihatkan lanskap yang luas, damai, dan indah. Dengan melihatnya, para penonton saat ini dapat melihat sekilas seperti apa Quy Nhon dalam keadaan aslinya yang masih alami, hampir seperti negeri dongeng.

Lembah Cong terhubung dengan Lembah Ga melalui sebuah celah kecil bernama Celah Quy Hoa. Menurut deskripsi Camille Paris, Lembah Ga adalah daerah Quy Hoa saat ini, yang kemudian dikaitkan dengan penyair Han Mac Tu dan baris puisinya yang mengharukan: "Siapa yang ingin membeli bulan? Akan kujual bulan kepada mereka."

Di mata arkeolog Prancis itu, Lembah Ayam adalah "sudut pantai kecil yang menawan," tempat beberapa rumah kecil bersarang di bawah rimbunnya pepohonan kelapa – pemandangan yang sederhana dan puitis. Sejak catatan pertamanya saat tiba di negeri ini, Camille Paris tidak dapat menyembunyikan kekagumannya: Daerah sekitar Quy Nhon sangat sempurna, terutama Lembah Cong dan Lembah Ayam.

Menurut dokumen dalam Sejarah Kota Quy Nhon, Lembah Cong pada waktu itu termasuk dalam desa Xuan Quang - sebuah desa kuno yang terbentuk pada abad ke-18 dan diberi nama pada masa Dinasti Minh Mang. Pada waktu itu, desa tersebut memiliki sekitar 120 rumah tangga, yang sebagian besar hidup dari pertanian . Sementara itu, Lembah Ga sesuai dengan desa Quy Hoa, salah satu desa tertua yang terbentuk di bekas prefektur Quy Nhon.

Lebih dari seabad telah berlalu, namun catatan perjalanan Camille Paris tetap mempertahankan kekuatan yang membangkitkan kenangan. Catatan-catatan ini bukan hanya dokumen sejarah, tetapi juga jembatan yang menghubungkan pembaca masa kini kembali ke Quy Nhon dalam ingatan: tempat di mana angin laut bertiup melalui lembah-lembah hijau, membawa rasa asin samudra dan keindahan yang tenang dan memikat yang menggugah hati.

Sumber: https://baogialai.com.vn/cac-thung-lung-o-quy-nhon-xua-post583645.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk