Kekurangan vitamin B, D, dan E dapat menyebabkan rambut rontok atau rambut rapuh; asupan vitamin yang cukup membantu menjaga kesehatan secara keseluruhan dan mendorong pertumbuhan rambut yang tebal dan sehat.
Vitamin B
Vitamin B membantu mengatur metabolisme dan menjaga sistem saraf pusat. Banyak jenis vitamin B berkontribusi pada rambut yang lebih kuat dan sehat.
Sebagai contoh, kadar vitamin B7 atau biotin yang rendah juga dapat menyebabkan kerontokan rambut. Sebuah studi tahun 2016 terhadap 541 wanita menemukan bahwa 38% peserta mengalami kerontokan rambut akibat kekurangan biotin. Kekurangan vitamin B12 menyebabkan kerontokan rambut, rambut lemah dan rapuh, serta dapat menyebabkan anemia dan kelelahan.
Oleh karena itu, untuk menjaga rambut tetap kuat dan sehat, orang harus mendapatkan cukup vitamin B dari daging, susu, produk hewani, dan kacang-kacangan. Setiap orang dewasa membutuhkan 2,4 mcg vitamin B12 dan minimal 30 mcg vitamin B7 setiap hari.
Vitamin D
Meskipun vitamin D mungkin tidak berhubungan langsung dengan pertumbuhan rambut, kekurangan vitamin D dapat berdampak. Sebuah studi tahun 2019 menunjukkan bahwa kekurangan vitamin D dapat menyebabkan kerontokan rambut yang parah dan tidak merata. Mereka yang mengalami kerontokan rambut ditemukan memiliki kadar vitamin D yang rendah. Suplementasi vitamin D belum terbukti dapat mempercepat pertumbuhan kembali rambut; penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi manfaat vitamin D untuk rambut.
Namun, para ahli menyarankan bahwa setiap orang tetap perlu mendapatkan cukup vitamin D untuk kesehatan secara keseluruhan, yang pada gilirannya menghasilkan rambut yang kuat, sehat, dan tidak rontok secara berlebihan. Orang dewasa sebaiknya mengonsumsi suplemen vitamin D sebanyak 600 IU, setara dengan 15 mcg, setiap hari.
Suplemen vitamin juga dapat membantu mengatasi kerontokan rambut. Foto: Freepik
Orang dapat menambah asupan vitamin D mereka dengan menghabiskan waktu di luar ruangan dan mengonsumsi makanan seperti ikan, jamur, kuning telur, jus jeruk, dan susu yang diper fortified. Saat melakukan aktivitas di luar ruangan, orang harus menggunakan tabir surya untuk menghindari kerusakan pada kulit mereka.
Jika Anda ingin menggunakan suplemen vitamin D, Anda harus berkonsultasi dengan dokter untuk menghindari konsumsi vitamin yang berlebihan, yang dapat menyebabkan toksisitas.
Vitamin E
Penderita alopecia areata memiliki kadar vitamin E dalam darah yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidak menderita kondisi tersebut. Peneliti lain yang mempelajari vitamin E dan tokotrienol telah menunjukkan bahwa mengonsumsi suplemen dari kedua zat ini dapat meningkatkan kesehatan rambut dan mencegah kerontokan rambut lebih lanjut.
Orang dapat menambah asupan vitamin E dalam makanan mereka dengan meningkatkan konsumsi makanan yang terbuat dari ikan, almond, bayam, atau dengan mengonsumsi suplemen vitamin E. Beberapa orang memilih untuk mengoleskan minyak vitamin E langsung ke kulit atau kulit kepala untuk mempercepat regenerasi sel; namun, metode ini belum terbukti secara ilmiah .
Orang dewasa membutuhkan sekitar 15 mg vitamin E setiap hari. Orang tidak boleh mengonsumsi vitamin E secara berlebihan karena dapat menimbulkan efek samping, seperti kerontokan rambut, toksisitas, dan gangguan pencernaan.
Vitamin penting lainnya
Vitamin C: Kekurangan vitamin C dapat menyebabkan rambut menjadi kering, kusut, dan keriting; hal ini dapat diperbaiki dengan meningkatkan asupan makanan kaya vitamin C seperti sayuran hijau dan buah jeruk, atau dengan mengonsumsi suplemen vitamin.
Vitamin A, juga dikenal sebagai retinol, mendukung produksi sebum dan mencegah rambut patah dan rontok. Orang dewasa membutuhkan rata-rata 1 mg vitamin A setiap hari; asupan berlebihan harus dihindari karena dapat menyebabkan kerontokan rambut.
Selain itu, untuk mengatasi kerontokan rambut, orang-orang sebaiknya membatasi penggunaan gel rambut atau mengeringkan rambut dengan pengering rambut dan menyikat rambut saat basah; mengelola stres dengan melakukan olahraga intensitas tinggi atau sedang selama sekitar 150 menit per minggu. Orang-orang juga harus memastikan hidrasi yang cukup, minum 6-8 gelas air setiap hari; dan menjaga pola makan yang sehat dan seimbang.
Wanita sebaiknya menghindari mengikat rambut terlalu ketat atau menggunakan gaya rambut rumit yang membutuhkan bahan kimia, karena hal ini dapat memperburuk kerontokan rambut. Potong rambut secara teratur disarankan untuk menghilangkan ujung rambut bercabang dan mengurangi berat rambut, meminimalkan tekanan pada folikel rambut dan kulit kepala. Alih-alih mengandalkan suplemen mikronutrien, fokuslah pada mengonsumsi makanan yang memberikan nutrisi terbaik bagi tubuh Anda.
Jika rambut Anda tidak sehat, tampak kusam, rapuh, terus rontok dalam jumlah banyak, atau mudah patah, ini bisa menjadi gejala dari kondisi medis yang mendasarinya. Dalam hal ini, Anda harus menemui dokter untuk mendapatkan perawatan tepat waktu.
Chili (Menurut Medical News Today )
Tautan sumber







Komentar (0)