Kata sandi dan data pribadi merupakan aset yang sangat berharga di era digital. Sebagian besar sektor kini menggunakan data pribadi, terutama sektor keuangan. Namun, jumlah pelanggaran dan kebocoran akun pribadi secara online semakin meningkat.
Jika data Anda dicuri, data tersebut dapat digunakan untuk tujuan jahat atau dijual kepada pihak yang ingin membelinya. Oleh karena itu, data pribadi, terutama kata sandi, perlu dilindungi semaksimal mungkin.
Untuk mengetahui apakah kata sandi Anda telah disalahgunakan, Anda dapat mengikuti petunjuk di bawah ini untuk memeriksa apakah kata sandi Anda telah bocor secara online.
Cara memeriksa apakah kata sandi Anda telah disalahgunakan.
Pusat Pemantauan Keamanan Siber Nasional
Pusat Keamanan Siber Nasional (NCSC) adalah titik fokus teknis untuk memantau dan mendukung keamanan informasi bagi warga negara, bisnis, dan sistem informasi Partai dan Negara, sebagaimana diatur dalam peraturan.
Untuk memeriksa apakah akun Anda telah diretas, Anda dapat menggunakan alat "Pemeriksa Kebocoran Informasi Akun" dari NCSC. Masukkan alamat email Anda dan klik tombol pencarian untuk melihat apakah informasi Anda telah bocor.
Namun, jika Anda memiliki banyak akun untuk diperiksa, menggunakan alat ini bisa memakan waktu cukup lama.
Periksa aktivitas yang mencurigakan.
Hal itu tidak akan menjadi masalah jika Anda menggunakan kata sandi yang kuat dan mengubahnya secara teratur, bersama dengan banyak langkah keamanan lainnya. Sebaliknya, pelanggaran data sangat mudah terjadi, dan jika Anda tidak hati-hati, kata sandi Anda dapat dicuri kapan saja.
Periksa aktivitas akun yang mencurigakan jika Anda mencurigai adanya pelanggaran kata sandi.
Mulailah dengan memeriksa akun Anda untuk hal-hal yang mencurigakan. Setiap layanan (Facebook, Google, Slack, Telegram, Tinder, dll.) memiliki riwayat aktivitas sehingga Anda dapat meninjau aktivitas login terbaru Anda.
Jika Anda mencurigai seseorang telah masuk ke akun Anda dari lokasi lain, periksa apakah Anda menggunakan VPN. Demikian pula, jika Anda menerima pemberitahuan email tentang perubahan kata sandi atau hal serupa, periksa kembali apakah Anda telah melakukannya untuk mendeteksi pelanggaran kata sandi tepat waktu.
Kelemahan dari metode ini adalah cukup manual dan memakan waktu, terutama jika Anda memiliki banyak akun untuk berbagai situs web dan layanan.
Gunakan pengelola kata sandi.
Solusi efektif lainnya untuk mendeteksi apakah kata sandi telah dibobol adalah dengan menggunakan pengelola kata sandi. Selain fungsi utamanya untuk menyimpan dan mengelola kata sandi dan data pengguna secara aman, sebagian besar pengelola kata sandi populer juga memungkinkan pengguna untuk memantau status keamanan kata sandi mereka.
Loker merupakan salah satu solusi efektif untuk mendeteksi kata sandi yang telah dibobol.
Locker memberi tahu Anda tentang akun yang diretas dengan memindai dark web dan memperingatkan Anda tentang akun/kata sandi yang diretas akibat pelanggaran data. Locker memeriksa setiap akun yang tersimpan dalam basis datanya, sehingga menghemat waktu dan tenaga Anda.
Selain itu, karena Locker terus-menerus memindai halaman dark web, aplikasi ini dapat mendeteksi kata sandi yang diretas dan memberi peringatan kepada Anda secepat mungkin. Oleh karena itu, menggunakan Locker akan membantu Anda lebih proaktif dalam melindungi kata sandi dan akun Anda dari kebocoran data.
Apa yang dapat saya lakukan untuk menjaga keamanan akun dan kata sandi saya?
Untuk meminimalkan risiko kebocoran data dan mendeteksi kata sandi yang diretas secara proaktif dan tepat waktu, Anda harus menggunakan keamanan 2FA untuk menambahkan lapisan perlindungan ekstra pada akun Anda.
Selain itu, Anda sebaiknya menggunakan pengelola kata sandi untuk mengelola kata sandi, menjaga keamanan data Anda, dan memantau kebocoran data. Hindari juga menggunakan kata sandi yang sama untuk beberapa akun.
Mengamankan komputer Anda dengan secara rutin memeriksa dan memindai virus, menghindari mengunduh perangkat lunak dan aplikasi dari sumber yang tidak dikenal, dan menahan diri dari mengakses situs web yang tidak dikenal juga merupakan cara efektif untuk melindungi kata sandi Anda.
Terakhir, pengguna harus berhati-hati terhadap Wi-Fi publik. Secara khusus, hindari melakukan transfer uang menggunakan Wi-Fi publik atau gratis. Koneksi ini seringkali tidak aman dan membuat pengguna rentan terhadap pelanggaran data.
THANH TÙNG (Disusun)
Sumber







Komentar (0)