Piala Dunia 2026 memasuki fase baru yang sangat penting: babak 32 besar. Ini adalah pertama kalinya turnamen ini akan diikuti oleh 48 tim, yang berarti format sistem gugur juga akan berubah. Alih-alih babak 16 besar yang langsung mengikuti babak grup, tim-tim harus melewati rintangan tambahan: babak 32 besar.
Poin terpenting: pasangan untuk babak 32 besar tidak diundi ulang. FIFA telah menetapkan bagan berdasarkan posisi tim di babak grup. Juara grup, runner-up, dan beberapa tim peringkat ketiga terbaik akan ditempatkan di bagan yang telah ditentukan.

Format Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026 akan memiliki 12 grup, dari A hingga L. Setelah babak penyisihan grup, 32 tim akan melaju:
- 12 pemenang grup
- 12 tim peringkat kedua
- 8 tim peringkat ketiga terbaik
Artinya, perlombaan ini bukan hanya tentang posisi pertama atau kedua. Banyak tim peringkat ketiga masih bisa melaju jika mereka memiliki poin, selisih gol, dan selisih gol yang lebih baik daripada tim peringkat ketiga lainnya.
Bagaimana struktur resmi babak 32 besar diselenggarakan?
Berikut adalah kerangka kerja pemasangan resmi berdasarkan kode tabel.
| Matriks | Pertandingan babak 32 besar |
|---|---|
| Pertandingan ke-73 | Peringkat kedua di Grup A - Peringkat kedua di Grup B |
| Pertandingan 74 | Juara pertama di Grup E - Juara ketiga di Grup A/B/C/D/F |
| Pertandingan 75 | Pertama di Grup F - Kedua di Grup C |
| Pertandingan 76 | Pertama di Grup C - Kedua di Grup F |
| Pertempuran 77 | Juara pertama di Grup I - Juara ketiga di Grup C/D/F/G/H |
| Pertandingan 78 | Peringkat kedua di Grup E - Peringkat kedua di Grup I |
| Pertandingan 79 | Juara pertama di Grup A - Juara ketiga di Grup C/E/F/H/I |
| Pertandingan 80 | Juara pertama di Grup L - Juara ketiga di Grup E/H/I/J/K |
| Pertandingan 81 | Juara pertama di Grup D - Juara ketiga di Grup B/E/F/I/J |
| Pertandingan 82 | Juara pertama di Grup G - Juara ketiga di Grup A/E/H/I/J |
| Pertandingan 83 | Peringkat kedua di Grup K - Peringkat kedua di Grup L |
| Pertandingan 84 | Pertama di Grup H - Kedua di Grup J |
| Pertandingan 85 | Juara pertama di Grup B - Juara ketiga di Grup E/F/G/I/J |
| Pertandingan 86 | Pertama di Grup J - Kedua di Grup H |
| Pertandingan 87 | Juara pertama di Grup K - Juara ketiga di Grup D/E/I/J/L |
| Pertandingan 88 | Peringkat kedua di Grup D - Peringkat kedua di Grup G |
Susunan ini menciptakan banyak bagan pertandingan yang menarik. Misalnya, pemenang Grup A tidak menghadapi juara kedua Grup B, melainkan menghadapi tim peringkat ketiga dari grup C/E/F/H/I. Sementara itu, juara kedua Grup A menghadapi juara kedua Grup B.
Pasangan pemain akan terlihat jelas setelah semua meja selesai.
Per tanggal 25 Juni siang, waktu Vietnam, posisi di beberapa dewan telah menjadi jelas.
Tabel A
Meksiko memenangkan ketiga pertandingan, memuncaki Grup A. Afrika Selatan mengalahkan Korea Selatan 1-0 di pertandingan terakhir, naik ke posisi kedua di grup dan lolos ke babak gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah.
| Lokasi | Tim |
| Puncak Grup A | Meksiko |
| Kedua di Grup A | Afrika Selatan |
| Tiga meja kelas atas | Korea |
| Tabel A | Republik Ceko |
Menurut bagan FIFA, Afrika Selatan akan menghadapi Kanada di pertandingan ke-73, sementara Meksiko akan menghadapi tim peringkat ketiga dari grup C/E/F/H/I di pertandingan ke-79.
Tabel B
Swiss mengalahkan Kanada 2-1 untuk memuncaki Grup B. Kanada kalah tetapi mempertahankan posisi kedua berkat selisih gol yang lebih baik daripada Bosnia dan Herzegovina.
| Lokasi | Tim |
| Puncak Grup B | Swiss |
| Kedua di Grup B | Kanada |
| Tabel B | Bosnia dan Herzegovina |
| Tabel B | Qatar |
Oleh karena itu, pertandingan pertama yang telah dikonfirmasi di babak 32 besar adalah:
Afrika Selatan - Kanada
Swiss akan menghadapi tim peringkat ketiga dari grup E/F/G/I/J.
Tabel C
Brasil dan Maroko sama-sama memiliki 7 poin. Brasil memimpin grup karena selisih gol yang lebih baik, sementara Maroko berada di posisi kedua.
| Lokasi | Tim |
| Puncak Grup C | Brazil |
| Kedua di Grup C | Oregon |
| Tabel C | Skotlandia |
| Tabel C | Haiti |
Berdasarkan bagan pertandingan, Brasil akan menghadapi tim peringkat kedua di Grup F, sementara Maroko akan menghadapi tim peringkat pertama di Grup F. Hal ini menjadikan Grup F sebagai grup yang secara langsung memengaruhi lawan dari dua tim yang sangat kuat, Brasil dan Maroko.
Berikut beberapa potensi pertandingan yang menarik.
Karena banyak grup yang masih belum lengkap, tidak mungkin untuk menyelesaikan semua 16 pertandingan. Namun, berdasarkan kerangka kerja FIFA dan situasi saat ini, skenario-skenario penting berikut dapat dibayangkan.
Skenario 1: Meksiko menghadapi tim divisi ketiga yang tangguh.
Meksiko telah mengamankan posisi pertama di Grup A. Lawan mereka adalah tim peringkat ketiga dari Grup C/E/F/H/I.
Kemampuan yang patut diperhatikan:
| Meksiko bisa menghadapi | Mengapa hal ini penting? |
| Skotlandia | Jika Skotlandia lolos dari tim peringkat ketiga terbaik, ini akan menjadi pertandingan yang sangat menuntut fisik. |
| Swedia | Jika Swedia finis di posisi ketiga Grup F, Meksiko bisa menghadapi lawan Eropa yang sangat tangguh. |
| Tanjung Verde | Jika Tanjung Verde finis ketiga di Grup H dan lolos ke babak selanjutnya, ini akan menjadi pertandingan yang sangat dinantikan dan menampilkan banyak momen "fenomenal". |
| Uruguay | Jika Uruguay turun ke posisi ketiga di Grup H, Meksiko bisa menghadapi tim kuat Amerika Selatan di babak 32 besar. |
| Senegal | Jika Senegal mengalahkan Irak dan lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik, Meksiko akan menghadapi lawan Afrika yang kuat secara fisik. |
Analisis: Meksiko tentu ingin menghindari Uruguay atau Swedia. Setelah menjalani babak penyisihan grup dengan sempurna, mereka memiliki keuntungan bermain di kandang dan keunggulan psikologis, tetapi finis di posisi ketiga pada Piala Dunia 2026 tidak serta merta berarti mereka adalah "lawan yang lemah".
Skenario 2: Brasil menunggu Jepang atau Swedia.
Brasil menduduki puncak Grup C. Sesuai dengan bagan turnamen, mereka akan menghadapi tim peringkat kedua di Grup F.
Grup F saat ini terdiri dari Belanda, Jepang, Swedia, dan Tunisia. Oleh karena itu, Brasil kemungkinan akan menghadapi salah satu dari dua tim berikut:
| Brasil bisa menghadapi | Penilaian |
| Jepang | Skenario menarik yang berfokus pada kecepatan, teknik, dan kemampuan menekan. |
| Swedia | Pertandingan itu menuntut fisik, melibatkan umpan-umpan panjang dan bola-bola mati. |
| Belanda | Kemungkinannya lebih kecil jika Belanda mempertahankan posisi puncak, tetapi masih mungkin terjadi jika Grup F berbalik arah. |
Analisis: Brasil tentu tidak ingin menghadapi Jepang terlalu cepat jika perwakilan Asia tersebut mempertahankan performa tingkat tingginya. Jepang memiliki organisasi yang baik, kemampuan serangan balik, dan kemampuan untuk melepaskan diri dari tekanan lawan, yang cukup untuk menimbulkan kesulitan bagi tim besar mana pun.
Skenario 3: Maroko bisa menghadapi Belanda
Maroko finis kedua di Grup C, jadi mereka akan menghadapi pemenang Grup F. Jika Belanda finis pertama di Grup F, maka pertandingannya akan menjadi:
Belanda - Maroko
Ini adalah pertandingan yang menarik, baik dari segi kemampuan teknis maupun cerita. Belanda memiliki kualitas menyerang yang baik dan atribut fisik yang kuat, sementara Maroko adalah tim yang sangat terorganisir, mampu melakukan transisi cepat dan memiliki ketenangan yang luar biasa di turnamen besar.
Jika Jepang finis di puncak Grup F, Maroko akan menghadapi Jepang. Ini juga merupakan pertandingan yang sangat dinantikan karena kedua tim memainkan sepak bola yang disiplin dan memiliki kecepatan transisi yang baik.
Skenario 4: Argentina bisa menghadapi Uruguay atau Tanjung Verde.
Argentina hampir pasti akan memuncaki Grup J kecuali terjadi kejutan besar di pertandingan terakhir. Menurut jadwal, pemenang Grup J akan menghadapi runner-up Grup H.
Grup H saat ini sangat terbuka dengan Spanyol, Uruguay, Tanjung Verde, dan Arab Saudi. Oleh karena itu, Argentina bisa menghadapi:
| Argentina bisa menghadapi | Penilaian |
| Uruguay | Super Showdown Amerika Selatan dimulai di Babak 32 Besar. |
| Tanjung Verde | Pertandingan antara juara bertahan dan tim kuda hitam turnamen. |
| Spanyol | Hal ini hanya akan terjadi jika Grup H berbalik arah secara tajam, tetapi itu adalah skenario yang sangat buruk. |
| Arab Saudi | Peluangnya lebih kecil; Arab Saudi perlu menang melawan Tanjung Verde dan hasil menguntungkan lainnya juga dibutuhkan. |
Analisis: Argentina tentu ingin menghindari Uruguay atau Spanyol. Bahkan jika mereka menghadapi Tanjung Verde, pertandingan tetap akan sulit karena tim Afrika tersebut sudah pernah bermain imbang dengan Spanyol dan Uruguay.
Skenario 5: Dia bisa menghadapi Tanjung Verde, Uruguay, atau Aljazair.
Jika Inggris mempertahankan posisi puncak di Grup L, mereka akan menghadapi tim peringkat ketiga dari Grup E/H/I/J/K.
Calon pesaing:
| Dia bisa bertemu | Penilaian |
| Tanjung Verde | Sebuah tim yang fenomenal, dengan pertahanan yang tangguh dan serangan balik yang cepat. |
| Uruguay | Skenario akan sangat sulit jika Uruguay finis di posisi ketiga Grup H. |
| Aljazair | Lawan tersebut memiliki kecepatan, teknik, dan semangat bertarung yang tinggi. |
| Republik Demokratik Kongo | Pertandingan ini sangat intens dan sulit diprediksi. |
| Ekuador | Jika Ekuador finis di urutan ketiga Grup E dan lolos ke babak selanjutnya. |
Analisis: Inggris saat ini memiliki keunggulan, tetapi hasil imbang melawan Ghana menunjukkan bahwa mereka belum benar-benar meyakinkan melawan blok pertahanan rendah. Menghadapi Tanjung Verde atau Uruguay akan menjadi ujian yang sangat berat.
Skenario 6: Portugal bisa menghadapi Ghana atau Kroasia
Grup K masih menyisakan pertandingan Kolombia-Portugal. Jika Kolombia mempertahankan posisi puncak, Portugal kemungkinan akan finis di posisi kedua Grup K. Dalam hal itu, Portugal akan menghadapi tim peringkat kedua di Grup L.
Grup L saat ini terdiri dari Inggris, Ghana, Kroasia, dan Panama. Oleh karena itu, Portugal bisa menghadapi:
| Portugal bisa bertemu | Penilaian |
| Ghana | Pertandingan itu berlangsung cepat, penuh energi, dan sulit dikendalikan. |
| Kroasia | Pertandingan ini mempertemukan pemain-pemain berpengalaman dan berkelas tinggi yang sangat sulit diprediksi. |
| Kakak | Hal ini hanya akan terjadi jika Inggris turun ke posisi kedua di Grup L. |
| Panama | Kemungkinan lebih rendah |
Analisis: Portugal baru saja menang telak melawan Uzbekistan, Ronaldo memberikan dampak besar, tetapi grup ini tidak mudah. Ghana dan Kroasia sama-sama mampu menimbulkan masalah dengan dua cara berbeda: Ghana dengan kecepatan, Kroasia dengan pengalaman dalam mengontrol tempo.
Skenario 7: AS bisa menghadapi Bosnia, Swedia, atau Aljazair.
AS memiliki keunggulan signifikan di Grup D. Jika mereka finis pertama di Grup D, mereka akan menghadapi tim peringkat ketiga dari Grup B/E/F/I/J.
Para pesaing potensial meliputi:
| AS mungkin akan bertemu | Penilaian |
| Bosnia dan Herzegovina | Bosnia memiliki 4 poin dan memiliki peluang bagus untuk finis di posisi ketiga. |
| Swedia | Jika Swedia finis di posisi ketiga Grup F, mereka akan menjadi lawan yang sangat tangguh. |
| Aljazair | Jika Aljazair finis di urutan ketiga Grup J dan lolos ke babak selanjutnya. |
| Ekuador | Jika Ekuador finis di urutan ketiga di Grup E |
| Senegal | Jika Senegal mampu menyelamatkan diri di Grup I |
Analisis: AS memiliki keuntungan bermain di kandang, tetapi jika mereka menghadapi Swedia atau Aljazair, pertandingan tidak akan mudah. Ini adalah tim-tim yang dapat bermain sangat agresif dan tidak takut kontak fisik.
Memprediksi kemungkinan besar pertemuan di babak 32 besar.
Berdasarkan klasemen saat ini, performa setelah babak penyisihan grup, dan pertandingan yang tersisa, ini adalah susunan pertandingan dengan probabilitas yang relatif tinggi. Ini adalah prediksi editorial, bukan jadwal resmi final.
| Prediksi pertandingan | Kemungkinan | Penilaian cepat |
| Afrika Selatan - Kanada | Itu sudah pasti. | Pertandingan ini mempertemukan dua tim dengan tempo cepat, di mana Kanada memiliki sedikit keunggulan dalam pengalaman. |
| Meksiko - Tanjung Verde/Skotlandia/Swedia | Kemungkinan besar | Meksiko akan menghadapi tim peringkat ketiga; lawan spesifiknya akan bergantung pada tim peringkat ketiga terbaik. |
| Brasil - Jepang/Swedia | Kemungkinan besar | Itu tergantung pada pertandingan Jepang-Swedia di Grup F. |
| Belanda/Jepang - Maroko | Kemungkinan besar | Pertandingan ini sangat dinantikan karena Maroko saat ini sedang dalam performa bagus. |
| Jerman - Korea Selatan/Bosnia/Swedia/Paraguay | Kemungkinan besar | Jerman kemungkinan akan memuncaki Grup E dan menghadapi tim peringkat ketiga. |
| Inggris - Tanjung Verde/Uruguay/Aljazair | Itu mungkin. | Jika Inggris finis di puncak Grup L, lawan mereka di peringkat ketiga bisa jadi sangat tangguh. |
| Argentina - Uruguay/Tanjung Verde | Itu mungkin. | Ini adalah salah satu skenario paling menarik di babak 32 besar. |
| Portugal - Ghana/Kroasia | Itu mungkin. | Tergantung pada posisi terakhir tabel K dan L |
| Kolombia - Kroasia/Aljazair/Paraguay | Itu mungkin. | Jika Kolombia finis pertama di Grup K, mereka akan menghadapi tim peringkat ketiga dari D/E/I/J/L. |
| Prancis/Norwegia - Skotlandia/Swedia/Tanjung Verde | Itu mungkin. | Tim teratas di Grup I akan menghadapi tim peringkat ketiga dari C/D/F/G/H. |
Pertandingan yang paling dinantikan jika memang terjadi.
| Pasangan yang cocok | Mengapa hal itu layak ditunggu? |
| Argentina - Uruguay | Pertarungan Amerika Selatan: Messi menghadapi pertahanan Uruguay yang kuat secara fisik. |
| Meksiko - Uruguay | Tim tuan rumah menghadapi tim raksasa Amerika Selatan; tekanan luar biasa di Azteca. |
| Brasil - Jepang | Kecepatan, teknik, dan tekanan intensitas tinggi. |
| Belanda - Maroko | Sebuah duel taktis yang sangat seimbang. |
| Inggris - Tanjung Verde | Kandidat juara akan menghadapi kandidat kejutan dalam turnamen ini. |
| Portugal - Kroasia | Ronaldo melawan tim Kroasia yang berpengalaman. |
| Amerika Serikat - Swedia | Tim tuan rumah menghadapi lawan Eropa yang kuat secara fisik. |
| Jerman - Korea Selatan | Pertandingan ini membangkitkan kenangan Piala Dunia 2018. |
Apa yang membuat babak 32 besar tahun ini begitu sulit diprediksi?
Babak 32 besar Piala Dunia 2026 tidak dapat diprediksi karena tiga alasan.
Pertama, grup peringkat ketiga menciptakan banyak variabel. Tim yang tampaknya hanya berada di peringkat ketiga di grupnya masih bisa menjadi lawan yang sangat berbahaya di babak gugur.
Kedua, banyak tim besar tidak dijamin akan finis pertama di grup mereka. Uruguay, Belgia, Kroasia, dan bahkan Portugal masih bisa berada di grup yang sulit jika pertandingan terakhir mereka di babak penyisihan grup tidak berjalan sesuai keinginan mereka.
Ketiga, susunan pertandingan bergantung pada grup-grup yang berbeda. Misalnya, Meksiko mungkin finis pertama di Grup A, tetapi lawannya bisa berasal dari Grup C, E, F, H, atau I. Hal ini membuat perhitungan bagan pertandingan menjadi lebih rumit daripada di Piala Dunia sebelumnya.
Sumber: https://baogialai.com.vn/cach-xep-cap-vong-32-doi-world-cup-2026-de-hieu-nhat-post590799.html










