| Membiasakan diri tidur 7-8 jam setiap hari membantu merangsang pertumbuhan rambut yang sehat dan mengurangi kerusakan. (Sumber: Pixabay) |
Ketika stres berkepanjangan, tubuh memproduksi lebih banyak kortisol, yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Folikel rambut adalah sel yang membelah paling cepat kedua, tetapi dianggap tidak penting, jadi ketika tubuh stres, kebutuhan akan pertumbuhan rambut ditekan ke urutan terbawah.
| Berita terkait |
| |
Saat Anda stres, kualitas tidur Anda akan terpengaruh – salah satu faktor yang dapat menyebabkan kerontokan dan penipisan rambut. ETToday menyarankan beberapa cara sederhana berikut untuk memperbaiki situasi ini.
Tidurlah yang cukup.
Tidur yang cukup sangat penting untuk menenangkan tubuh, memperbaiki kerusakan, dan mendorong pertumbuhan normal kulit, rambut, dan semua organ internal.
Begadang dan insomnia meningkatkan radikal bebas dalam tubuh, sehingga meningkatkan risiko kerusakan kesehatan kulit kepala dan menghambat pertumbuhan serta perkembangan rambut.
Oleh karena itu, membiasakan diri tidur 7-8 jam setiap hari membantu meningkatkan kesehatan fisik dan mental, merangsang pertumbuhan rambut yang sehat, serta mengurangi kerusakan dan kerontokan rambut.
Pertahankan suasana hati yang ceria.
Mengendalikan stres dan kecemasan adalah kunci untuk melindungi sistem kekebalan tubuh dan meminimalkan dampaknya pada kesehatan rambut. Pertahankan sikap positif dan cobalah untuk tidak terlalu khawatir atau mendramatisir masalah.
Selain itu, ketika merasa lelah atau lesu, Anda dapat menyeimbangkan suasana hati dengan melakukan aktivitas yang Anda sukai, seperti berjalan-jalan, membaca, berbelanja, atau berolahraga.
Pijat kulit kepala
Memijat kulit kepala secara teratur dengan jari atau sisir khusus merangsang sirkulasi darah, mengantarkan nutrisi untuk menutrisi folikel rambut secara lebih efektif, sehingga meningkatkan pertumbuhan rambut dan mengurangi kerusakan. Kebiasaan ini juga berkontribusi pada relaksasi dan pengurangan stres.
Sumber: https://baoquocte.vn/cai-thien-tinh-trang-rung-toc-do-cang-thang-308664.html






Komentar (0)