
Dalam konteks sistem pemerintahan lokal dua tingkat, pegawai negeri sipil tingkat kecamatan menghadapi tuntutan yang semakin tinggi akan keahlian, keterampilan, dan kemampuan penerapan teknologi. Oleh karena itu, pelatihan dan pengembangan profesional telah menjadi tugas mendesak untuk memenuhi persyaratan pelayanan publik di era baru ini.
Pada tanggal 22 Mei 2026, Komite Rakyat Provinsi mengeluarkan Rencana No. 203 untuk melaksanakan Proyek penguatan pelatihan kader dan pegawai negeri sipil di tingkat kecamatan dan desa guna memenuhi persyaratan pengoperasian pemerintahan daerah dua tingkat pada periode 2026-2031 di provinsi tersebut. Hal ini dianggap sebagai langkah penting untuk mempersiapkan tenaga kerja dengan kapasitas dan kualifikasi yang memadai untuk memenuhi tuntutan tugas pada fase baru tersebut.
"Dalam konteks penerapan sistem pemerintahan lokal dua tingkat dan percepatan transformasi digital, pejabat tingkat kecamatan tidak hanya perlu menguasai keterampilan profesional mereka tetapi juga memiliki keterampilan manajemen dan kemampuan untuk beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan. Oleh karena itu, pelatihan dan pengembangan profesional harus proaktif, memastikan konsistensi, kepraktisan, dan efektivitas." Ibu Hoang Thi Hai, Wakil Direktur Departemen Dalam Negeri |
Sesuai rencana, periode 2026 hingga 2028 akan difokuskan pada peningkatan pengetahuan profesional, keterampilan, dan kapasitas manajemen bagi pejabat dan pegawai negeri sipil tingkat kecamatan. Tujuannya adalah agar pada akhir tahun 2028, 100% pejabat dan pegawai negeri sipil yang belum memenuhi persyaratan jabatannya akan menerima pelatihan profesional; 50% pegawai negeri sipil profesional akan memiliki pengetahuan terkini tentang manajemen negara untuk melayani operasional pemerintahan daerah di dua tingkatan; dan 100% pejabat dan pegawai negeri sipil akan menerima pelatihan profesional dan keterampilan yang diperlukan untuk secara efektif melaksanakan tugas yang diberikan.
Dalam melaksanakan Rencana No. 203, Departemen Dalam Negeri secara proaktif mengembangkan rencana pelatihan mendalam dan pengembangan profesional yang disesuaikan dengan setiap kelompok sasaran. Kursus pelatihan diselenggarakan dengan konten praktis seperti: manajemen keuangan dan anggaran di tingkat kecamatan; manajemen aset publik; keterampilan dalam menyiapkan dokumen pembayaran dan penyelesaian; reformasi administrasi; transformasi digital dan penggunaan perangkat lunak khusus...

Aspek baru dari program pelatihan ini adalah penekanannya pada kepraktisan, berfokus pada peserta didik dan menampilkan para pemimpin berpengalaman dari berbagai departemen dan lembaga sebagai penyaji. Selain memberikan pengetahuan, para penyaji juga meluangkan waktu yang signifikan untuk membahas situasi yang muncul selama pelaksanaan tugas di tingkat akar rumput, membantu peserta pelatihan meningkatkan keterampilan penanganan pekerjaan mereka.
Ibu Hoang Thi Hai, Wakil Direktur Departemen Dalam Negeri, menyatakan: Pelaksanaan Proyek penguatan pelatihan pejabat tingkat kecamatan dan pegawai negeri sipil bertujuan untuk membangun tim dengan keyakinan politik yang kuat dan kualifikasi profesional yang memenuhi persyaratan tugas dalam situasi baru. Dalam konteks penerapan pemerintahan daerah dua tingkat dan mendorong transformasi digital, pejabat tingkat kecamatan tidak hanya perlu menguasai keterampilan profesional mereka tetapi juga memiliki keterampilan manajemen dan kemampuan untuk beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan. Oleh karena itu, pelatihan dan pengembangan profesional harus proaktif, memastikan konsistensi, kepraktisan, dan efektivitas.
Sejak rencana tersebut dikeluarkan, Departemen Dalam Negeri telah berkoordinasi dengan instansi dan unit terkait untuk menyelenggarakan empat kursus pelatihan intensif bagi pejabat tingkat kecamatan dan pegawai negeri sipil. Setiap kursus diikuti oleh hampir 100 peserta, yang telah memperbarui pengetahuan mereka dan mengatasi kesulitan serta hambatan dalam proses menjalankan tugas mereka.
Bagi para pejabat di tingkat akar rumput, kursus pelatihan ini menawarkan banyak manfaat praktis. Tidak hanya membantu meningkatkan keterampilan profesional, tetapi kursus ini juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk bertukar pengalaman, berbagi praktik terbaik, dan kemudian menerapkannya secara fleksibel pada situasi lokal.
Bapak Huong Duy Tung, Wakil Ketua Komite Rakyat Komune Trang Dinh, berbagi: "Pada awal Juni 2026, saya mengikuti pelatihan intensif tentang pengelolaan aset publik. Isi pelatihan dirancang agar sesuai dengan pekerjaan praktis, sehingga sangat bermanfaat dan efektif. Melalui pelatihan ini, saya memperbarui dan menambah pengetahuan saya, memahami peraturan hukum baru tentang pengelolaan dan penggunaan aset publik, serta proses implementasinya di tingkat akar rumput. Hasilnya, saya merasa lebih percaya diri dalam menjalankan tugas, meminimalkan kesalahan, dan meningkatkan efisiensi kerja."
Dalam konteks negara yang memasuki era transformasi digital dan reformasi administrasi yang kuat, setiap pejabat tingkat kecamatan dan pegawai negeri sipil perlu terus belajar, berlatih, dan meningkatkan kapasitas serta keterampilan profesional mereka. Dengan tekad provinsi, upaya proaktif dari instansi terkait, dan semangat belajar dari pejabat tingkat kecamatan dan pegawai negeri sipil, pelatihan akan terus menciptakan perubahan positif dalam kualitas sumber daya manusia di tingkat akar rumput. Ini adalah fondasi penting untuk membangun administrasi yang profesional, modern, efektif, dan efisien yang memenuhi kebutuhan pembangunan daerah di era baru.
Sumber: https://baolangson.vn/boi-duong-can-bo-vung-co-so-5096037.html






