Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Ketegangan meningkat di perbatasan Israel-Lebanon.

Meskipun gencatan senjata telah berlaku, ketegangan terus meningkat antara tentara Israel dan pasukan Hizbullah.

Báo Nhân dânBáo Nhân dân27/05/2026

Pasukan keamanan Israel ditempatkan di bagian utara negara itu, dekat perbatasan dengan Lebanon. (Foto: THX/VNA)
Pasukan keamanan Israel ditempatkan di bagian utara negara itu, dekat perbatasan dengan Lebanon. (Foto: THX/VNA)

Bersamaan dengan serangan udara yang dilancarkan pada 26 Mei, segera setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan peningkatan serangan terhadap Hizbullah, pasukan Israel memperluas operasi militer mereka jauh ke selatan Lebanon, bahkan melintasi "Garis Emas" yang ditetapkan berdasarkan perjanjian gencatan senjata.

Dalam sebuah pernyataan pada 26 Mei, Netanyahu mengkonfirmasi bahwa ia telah menginstruksikan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) untuk meningkatkan intensitas serangan terhadap target Hizbullah di Lebanon selatan. Langkah ini sebagai tanggapan terhadap serangkaian serangan pesawat tak berawak yang dilakukan oleh Hizbullah dalam beberapa hari terakhir, yang telah menyebabkan kerusakan signifikan di beberapa wilayah di Israel utara.

Dalam rapat Kabinet Keamanan, Perdana Menteri Netanyahu menyatakan bahwa Israel akan meningkatkan upaya nasional berskala besar untuk mengembangkan solusi guna melawan drone bermuatan bahan peledak, yang menimbulkan ancaman yang semakin besar bagi Israel dan kawasan tersebut.

Pada 27 Mei, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengkonfirmasi bahwa pasukan Israel telah memperluas operasi militer mereka lebih dalam ke Lebanon selatan, melintasi "Garis Emas" dan maju untuk merebut wilayah-wilayah penting di Lebanon selatan. Langkah ini menandai titik balik dalam ketegangan di sepanjang perbatasan Israel-Lebanon. IDF sebelumnya telah menyebutkan beberapa lokasi strategis di luar "Garis Emas," yang diyakini Israel dapat secara signifikan mengurangi risiko serangan pesawat tak berawak Hizbullah jika berhasil direbut.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan bahwa serangan udara Israel di Lebanon selatan pada 26 Mei menewaskan sedikitnya 31 orang, termasuk wanita dan anak-anak, dan melukai lebih dari 40 orang. Kantor berita nasional Lebanon (NNA) melaporkan bahwa serangan udara tersebut juga merusak parah sebuah rumah sakit di Lebanon. Sebelumnya, militer Israel telah mengeluarkan peringatan evakuasi untuk setidaknya 50 kota dan desa. Lokasi serangan udara tersebut menargetkan desa Nabatieh di Lebanon selatan.

Sumber: https://nhandan.vn/cang-thang-leo-thang-o-bien-gioi-israel-liban-post965160.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Nikmati teh di Museum Teh Longding.

Nikmati teh di Museum Teh Longding.

Kabut pagi di Thong Hue

Kabut pagi di Thong Hue

Melanggar batas.

Melanggar batas.