Namun, seiring dengan kemudahan yang ditawarkan, serangkaian penipuan canggih juga semakin sering muncul, bertujuan untuk mencuri uang dari dompet, bahkan mendorong pemilik rekening ke dalam utang. Penipuan yang paling umum melibatkan janji pekerjaan mudah tetapi uang tunai instan, seringkali melalui pesan dari akun yang konon milik kenalan.
Seorang korban, seorang mahasiswa, melaporkan menerima pesan dari seorang teman di Facebook yang mengundangnya untuk mendapatkan diskon 500.000 VND dari dompet digital. Karena mempercayai temannya, ia mengikuti instruksi tersebut, memberikan informasi dompet digitalnya, menghubungkan nomor rekening bank, riwayat transaksi, dan bahkan mengaktifkan fitur dompet pascabayar, semuanya dengan janji akan mengkonfirmasi promosi tersebut. Dalam waktu kurang dari satu jam, mahasiswa ini tidak hanya kehilangan semua uang di dompetnya tetapi juga terlilit hutang karena pencurian dana dari dompet pascabayarnya.

Pengguna harus waspada terhadap penipuan yang melibatkan dompet elektronik.
Statistik menunjukkan bahwa hampir 75% dari penipuan yang terjadi saat ini bersifat finansial, dengan tujuan mencuri aset.
Para ahli hukum memperkirakan bahwa peluang untuk memulihkan aset yang hilang akibat penipuan hampir nol. Karena transaksi online terjadi begitu cepat, hanya dalam hitungan detik, bank atau platform keuangan kesulitan untuk segera melakukan intervensi.
Para ahli hukum menekankan bahwa tidak ada pekerjaan mudah dengan gaji tinggi. Keuntungan pun tidak datang secara alami atau mudah. Kita perlu mengekang keserakahan dan mempertimbangkan dengan cermat tawaran untuk menghasilkan uang atau meminjam uang secara online. Kehati-hatian adalah kata sandi yang paling aman.
Menurut KUHP, penipuan yang melibatkan penggelapan harta benda senilai 2 juta VND atau lebih dapat dikenai tuntutan pidana. Oleh karena itu, korban penipuan yang melebihi jumlah tersebut hendaknya proaktif melaporkan kepada pihak berwenang. Bahkan dalam kasus penipuan di bawah 2 juta VND, korban tetap harus melaporkan kejadian tersebut untuk membantu meningkatkan kesadaran dan memungkinkan masyarakat untuk mengidentifikasi dan mencegah skema penipuan yang ada.
Sumber: https://vtv.vn/canh-giac-voi-chieu-tro-lua-dao-qua-vi-dien-tu-100251118150123953.htm






Komentar (0)