Dalam sebuah wawancara baru-baru ini di program Good Morning America , CEO Apple Tim Cook mengejutkan banyak orang dengan menyarankan pengguna untuk membatasi penggunaan produk-produk perusahaan itu sendiri.
"Kami tidak ingin orang-orang menggunakan perangkat kami terlalu banyak," Cook berbagi secara jujur.
CEO tersebut menekankan bahwa Apple tidak pernah merancang iPhone untuk menghabiskan seluruh waktu orang. Sebaliknya, tujuan perusahaan adalah menciptakan alat yang mendukung kehidupan. Ia juga mengungkapkan kekhawatiran khusus tentang kebiasaan "doomscrolling"—yaitu, menelusuri berita negatif secara online tanpa tujuan.
"Saya tidak ingin orang-orang lebih banyak melihat ponsel mereka daripada menatap mata orang yang mereka ajak bicara," tegas tokoh terkemuka di dunia teknologi tersebut.
Menurut Tim Cook, hubungan langsung antar manusia dan pengalaman menikmati alam adalah nilai-nilai inti kehidupan. Ia mendorong pengguna untuk meletakkan iPhone mereka dan pergi ke luar untuk menikmati alam.
Mengenai tanggung jawab teknologi, bos Apple menyatakan bahwa teknologi pada dasarnya bersifat netral. "Teknologi itu sendiri bukanlah sesuatu yang baik atau buruk. Itu tergantung pada apakah penciptanya memasukkan nilai-nilai kemanusiaan ke dalamnya," jelas Tim Cook.
iPhone sendiri juga memiliki fitur Screen Time yang membantu pengguna mengontrol waktu penggunaan perangkat mereka. |
Pemimpin tersebut juga mengklarifikasi isu-isu terkait privasi dan AI. Pada saat yang sama, bos Apple membantah rumor pengunduran dirinya. “Saya sangat mencintai pekerjaan ini dan tidak dapat membayangkan hidup tanpa Apple,” kata CEO berusia 65 tahun itu.
Pernyataan Tim Cook telah memicu beragam reaksi dari komunitas. Banyak yang berpendapat bahwa itu adalah pernyataan yang kontradiktif. Apple adalah perusahaan yang memperoleh keuntungan besar dari penjualan beberapa perangkat paling adiktif di dunia . Namun, sebagian pengguna mendukung pandangan ini, dengan alasan bahwa aplikasi media sosial pihak ketiga adalah penyebab utama kecanduan. Apple hanya menyediakan alat; bagaimana alat tersebut digunakan adalah masalah kesadaran individu.
Kondisi sosial saat ini juga memberikan tekanan signifikan pada perusahaan teknologi. Sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Psychiatry menunjukkan bahwa meskipun ponsel pintar merupakan "bagian tak terpisahkan dari kehidupan" bagi banyak orang, ponsel pintar juga memiliki efek negatif jika digunakan secara berlebihan.
"Penggunaan smartphone yang berlebihan tidak hanya menyebabkan ketidaknyamanan fisik, tetapi juga menimbulkan perasaan kesepian, kecemasan, dan depresi," demikian penekanan para penulis studi tersebut.
Citra Tim Cook dalam wawancara tersebut menunjukkan upayanya untuk menyeimbangkan dua peran. Di satu sisi, ia adalah kepala kerajaan teknologi bernilai triliunan dolar.
Di sisi lain, ia ingin tampil sebagai pendukung gaya hidup sehat dan manusiawi. Ini bisa menjadi bagian dari strategi Apple untuk membangun citra merek "teknologi untuk manusia." Dengan mengakui sisi negatif dari ketergantungan berlebihan pada perangkat, Apple mencoba menjauhkan diri dari kritik yang ditujukan kepada perusahaan teknologi yang memprioritaskan keuntungan daripada kualitas.
Sumber: https://znews.vn/ceo-apple-khuyen-nguoi-dung-bot-su-dung-iphone-post1636376.html






Komentar (0)