
Menurut Bapak Tri, perangkat ini dirancang khusus untuk peternakan, mengintegrasikan penentuan posisi GPS dan kartu SIM 4G, memungkinkan pelacakan ternak bahkan di daerah berbukit dan hutan lebat. Setiap perangkat terpasang rapi di leher sapi dengan tali khusus, yang tahan air, tahan benturan, dan beroperasi stabil dalam hujan, terik matahari, dan lumpur. "Semua data pergerakan sapi dikirimkan ke ponsel melalui aplikasi yang sudah terpasang. Saya tidak perlu lagi mencari setiap sapi satu per satu seperti sebelumnya," kata Bapak Tri. Fitur khusus dari sistem ini adalah tidak hanya menunjukkan lokasi sapi tetapi juga menyimpan riwayat pergerakannya sehingga petani dapat melacaknya bila diperlukan. Selain itu, fitur "pagar elektronik" memungkinkan pengguna untuk membatasi area penggembalaan. Ketika sapi keluar dari batas yang telah ditetapkan, ponsel akan segera mengirimkan sinyal peringatan.
Metode yang tampaknya sederhana ini menunjukkan pola pikir baru di kalangan petani dalam memanfaatkan teknologi digital. Dari yang sebelumnya sepenuhnya bergantung pada pengalaman dan tenaga kerja manual, peternakan kini memiliki tambahan "asisten pintar". Bapak Nguyen Cong Khanh, seorang pejabat dari Dinas Ekonomi komune Nam Hai Lang, menilai ini sebagai model inovatif yang sesuai dengan kondisi setempat. Menurut Bapak Khanh, efektivitasnya tidak hanya terletak pada penghematan tenaga kerja tetapi juga pada peningkatan manajemen ternak. "Model ini membantu mencegah ternak berkeliaran atau merusak tanaman – masalah yang sebelumnya menyebabkan ketidaknyamanan yang cukup besar. Pihak berwenang juga merasa lebih mudah untuk mengelola peternakan," komentar Bapak Khanh.
Selain itu, penerapan GPS dalam peternakan membuka kemungkinan untuk melacak ukuran kawanan secara statistik, memantau penyakit, dan membangun basis data manajemen ternak. Dengan ponsel pintar di tangan para petani di daerah pegunungan, kisah transformasi digital bukan lagi mimpi yang jauh. Transformasi digital hadir tepat di padang penggembalaan sapi, di mana teknologi secara bertahap mengubah metode pertanian tradisional di pedesaan Quang Tri .
Sumber: https://www.sggp.org.vn/chan-bo-bang-gps-post851068.html








