Dimulai dengan penampilan lagu "See You Again , " negeri kuil ini mengirimkan pesan tulus kepada teman-teman regionalnya. Meskipun SEA Games ke-32 telah berakhir, negara yang meninggalkan kesan mendalam ini menyatakan keinginannya untuk bertemu kembali dengan teman-teman regionalnya.
Pada upacara penutupan SEA Games, negara tuan rumah juga memanfaatkan kesempatan untuk menampilkan aspek budaya yang unik, seperti presentasi tentang seni bela diri tradisional Bokator. Ini adalah pertama kalinya seni bela diri ini menjadi cabang olahraga kompetitif resmi di SEA Games, dan juga merupakan cabang olahraga di mana negara tuan rumah meraih kesuksesan besar di ajang tersebut.
Delegasi olahraga Vietnam berbaris pada upacara penutupan.
Upacara penutupan juga menjadi kesempatan bagi delegasi olahraga regional untuk meninjau prestasi mereka di SEA Games ini, dengan delegasi olahraga Vietnam memimpin perolehan medali keseluruhan dengan 136 medali emas, 105 medali perak, dan 118 medali perunggu. Thailand berada di peringkat kedua dengan 108 medali emas, 96 medali perak, dan 108 medali perunggu.
Panitia Penyelenggara Games juga memberikan penghargaan kepada atlet-atlet berprestasi pada Upacara Penutupan. Di antara mereka adalah atlet Bou Samnang. Meskipun atlet Kamboja ini finis terakhir dalam lomba lari 5.000 meter, ia menjadi bintang Games dengan citra mengharukannya saat menangis sendirian di tengah hujan deras untuk mencapai garis finis.
Penampilan artistik yang luar biasa pada Upacara Penutupan
Atlet-atlet berprestasi di SEA Games kali ini juga mendapat penghargaan pada upacara penutupan. Termasuk di antaranya atlet putri Quah Ting Wen (Singapura) dan Pal Chhor Raksmy (Kamboja). Ting Wen adalah atlet SEA Games yang paling banyak meraih medali dengan enam medali emas, termasuk empat di nomor renang individu. Raksmy adalah atlet tuan rumah yang paling banyak meraih medali dengan empat medali emas di nomor pertunjukan Vovinam.
Pada upacara penutupan, Kamboja, negara tuan rumah SEA Games ke-32, juga menyerahkan bendera kepada Thailand, negara tuan rumah SEA Games berikutnya. Dengan demikian, SEA Games ke-33 akan berlangsung pada Desember 2025 di tiga kota di Thailand: Bangkok, Chonburi, dan Songkhla.
SEA Games ke-33 akan diselenggarakan di Thailand.
SEA Games ke-32 merupakan ajang olahraga regional yang untuk pertama kalinya diselenggarakan oleh Kamboja, menarik lebih dari 12.400 anggota delegasi olahraga dari 10 negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) dan Timor Leste, yang berkompetisi dalam 37 cabang olahraga dengan 581 nomor pertandingan.
Dengan slogan "Olahraga - Hidup dalam Damai ," SEA Games ke-32 benar-benar membawa kepuasan bagi sebagian besar tamu dalam penyelenggaraan SEA Games pertama kalinya di Kamboja.
KAMI SAM; foto: QUY LUONG (dari Kamboja)
Sumber






Komentar (0)