The External Sunshine of the Spotless Mind adalah film romantis klasik . Setelah putus, kedua tokoh utama menghapus ingatan mereka tentang satu sama lain, hanya untuk menyadari bahwa mereka tidak dapat hidup tanpa satu sama lain. Mereka harus menemukan cara untuk melestarikan citra orang yang mereka cintai dalam ingatan mereka.
Terkadang, hal terburuk bukanlah kehilangan harta benda, uang, peluang, atau satu sama lain. Hal yang paling menakutkan adalah kehilangan kenangan tentang satu sama lain: orang tua, pasangan, anak-anak, teman. Terkadang, yang tersisa hanyalah alam bawah sadar kita yang paling mendasar.
Menurut statistik dari Organisasi Kesehatan Dunia, sekitar 10 juta orang didiagnosis menderita penyakit terkait demensia setiap tahun, 70% di antaranya adalah penyakit Alzheimer – suatu kondisi yang ditandai dengan hilangnya neuron dan sinapsis secara bertahap di korteks serebral, yang berdampak negatif pada aktivitas sehari-hari. Pada tahap yang paling parah, pasien mungkin tidak lagi mengenali orang-orang terkasih mereka.
Kita tidak bisa mengetahui secara pasti bagaimana faktor genetik, kebiasaan gaya hidup, dan pola makan memengaruhi tahun-tahun hidup kita hingga kita terkena penyakit Alzheimer. Tetapi jika suatu hari Anda menyadari bahwa Anda mulai bingung, tidak lagi mengingat hal-hal penting seperti hari pertama sekolah, kenangan tentang teman lama, hari jadi pacaran, hari jadi pernikahan, atau bahkan peristiwa baru-baru ini, apa yang akan Anda lakukan?
Di antara faktor-faktor yang berkontribusi pada perkembangan penyakit Alzheimer, makanan memainkan peran penting. Produk olahan seperti sosis, mi instan, permen yang diproduksi secara industri, minuman ringan, dan makanan ringan mengandung banyak bahan seperti gula rafinasi, garam rafinasi, minyak rafinasi, dan lemak trans, yang secara signifikan meningkatkan radikal bebas, menyebabkan peradangan, merusak pembuluh darah, dan menyebabkan penyumbatan dan aterosklerosis. Aliran darah yang tidak mencukupi ke otak menyebabkan neuron mati, yang selanjutnya memperburuk penyakit.
Alkohol, bir, dan rokok juga merupakan faktor penyebab. Sedikit alkohol setiap hari mungkin tidak masalah, tetapi lebih dari itu meningkatkan kemungkinan radikal bebas merusak tubuh. Kurangnya kendali atas konsumsi alkohol Anda, atau merokok untuk hiburan, menghilangkan stres, atau sebagai kebiasaan gaya hidup, juga merupakan alasan mengapa Anda secara bertahap kehilangan ingatan.
Kekurangan zat besi adalah kondisi umum di berbagai kelompok usia, terutama di kalangan wanita dan ibu hamil. Namun, kelebihan zat besi juga sama umumnya. Kelebihan zat besi dapat disebabkan oleh konsumsi daging merah (sapi, babi) yang berlebihan atau mengonsumsi suplemen zat besi yang tidak perlu. Ini adalah sumber zat besi yang diserap tubuh dengan sangat baik, sehingga mudah menyebabkan risiko kelebihan zat besi.
Kelebihan zat besi dalam tubuh dapat diubah menjadi radikal bebas, yang secara langsung merusak pembuluh darah, kulit, dan seluruh tubuh, termasuk sistem saraf. Daging merah sangat baik untuk membantu menjaga massa otot pada orang dewasa yang lebih tua. Namun, konsumsilah dalam jumlah sedang dan dengan frekuensi sedang sepanjang minggu.
Makanan terbaik untuk penderita penyakit Alzheimer selalu berupa makanan utuh dan rempah-rempah seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian, makanan laut, ikan laut, telur ayam kampung, garam laut, gula mentah, dan minyak artisanal. Mengonsumsi makanan yang bervariasi dan seimbang memberikan nutrisi yang cukup untuk otak, berkontribusi pada perlindungan sel-sel saraf. Hindari minyak olahan, gula olahan, MSG, atau penguat rasa buatan.
Pola makan seimbang, dikombinasikan dengan olahraga harian dan kondisi mental yang positif, serta hubungan yang baik dengan anggota keluarga, akan membantu menjaga ingatan kita sebelum usia tua. Hal ini sebaiknya dilakukan di usia berapa pun, dimulai sekarang.
Sumber: https://baoquangnam.vn/che-do-an-uong-cho-ky-uc-vui-ve-3143678.html






Komentar (0)