Yordania 1-3 Qatar.
Pada final Piala Asia 2023, tim nasional Qatar mengalahkan Yordania 3-1. Yang menarik, ketiga gol tim tuan rumah berasal dari tendangan penalti. Keputusan Ma Ning memicu kontroversi yang cukup besar.
Fathi Al Arbati meyakini bahwa Ma Ning hanya membuat satu keputusan yang benar. Menurut Al Arbati, pada tendangan penalti pertama, kaki kanan Akram Afif secara tidak sengaja menendang kaki bek Abdallah Nasib.
Mengenai penalti kedua, mantan wasit Yordania itu yakin bahwa Ma Ning telah mengambil keputusan yang tepat. Mahmoud Al Mardi melakukan pelanggaran terhadap pemain Qatar, Ismaeel Mohammad.
Wasit Ma Ning akan memimpin final Piala Asia 2023.
Mengenai penalti ketiga, wasit Al Arbati tidak setuju dengan keputusan tersebut. Ia menegaskan bahwa Akram Afif sengaja menerjang kiper. Pada saat kontak terjadi, kiper Yazeed Abulaila berada dalam posisi stabil, sementara pemain penyerang bertabrakan dengan lawannya.
Fathi Al Arbati adalah wasit ternama di Asia, yang telah memimpin banyak pertandingan di turnamen di seluruh dunia Arab, Asia, dan dunia . Ia menjadi wasit di Piala Dunia Pemuda 2005 dan Piala Dunia 2006 di Jerman.
Mantan wasit Arab Saudi, Omer Al Mehhnnah, memiliki pendapat yang sama dengan wasit Fathi Al Arbati mengenai insiden ketiga. Al Mehhnnah menyatakan: " Keputusan itu salah. Striker Akram Afif bertabrakan dengan penjaga gawang setelah memainkan bola ."
Namun, Al Mehhnnah menilai dua situasi pertama sebagai keputusan yang wajar dari wasit Ma Ning. Mantan wasit itu menjelaskan: " Penalti pertama sudah tepat. Wasit berada di posisi yang baik untuk mengamati. Penalti kedua juga tepat setelah wasit VAR turun tangan karena pelanggaran terhadap lawan ."
Ketiga penalti Qatar berhasil dieksekusi oleh Akram Afif. Hat-trick-nya di final membantunya melampaui Aymen Hussein untuk memenangkan Sepatu Emas di Piala Asia 2023, dengan 8 gol. Ini menandai kemenangan beruntun kedua Qatar di turnamen sepak bola utama Asia.
Van Hai
Sumber







Komentar (0)