![]() |
Apple baru saja meluncurkan iPhone Air dalam sebuah acara pada pagi hari tanggal 10 September (waktu Vietnam). Sesuai namanya, perangkat ini memiliki desain ramping dan ringan dengan ketebalan 5,6 mm, menjadikannya iPhone tertipis yang pernah ada. Foto: 9to5Mac . |
![]() |
Meskipun desainnya sangat ramping, iPhone Air tidak mengorbankan fitur, tetap menawarkan layar 6,5 inci dengan ProMotion, lapisan Ceramic Shield 2 di bagian depan dan belakang, serta prosesor A19 Pro. Foto: 9to5Mac . |
![]() |
Saat meluncurkan iPhone Air, CEO Tim Cook menekankan bahwa itu adalah "desain paling tahan lama yang pernah ada." Ia menyatakan bahwa Apple memanfaatkan "setiap ruang kecil yang tersisa" untuk baterai, menjanjikan daya tahan baterai yang mengesankan. Foto: The Verge . |
![]() |
Di bagian dalam, iPhone Air dilengkapi dengan baterai berkapasitas tinggi. Apple tidak menyebutkan kapasitas atau teknologi spesifiknya. Dengan ketebalan 5,6 mm, perangkat ini 0,2 mm lebih tipis daripada Galaxy S25 Edge. Apple menekankan bahwa iPhone Air adalah perangkat ultra-tipis dengan standar "Pro". Foto: The Verge . |
![]() |
Allison Johnson dari The Verge berbagi kesannya tentang iPhone Air di tangannya, dan menekankan bahwa ponsel ini sangat ringan. Tepi yang membulat mengingatkan pada generasi iPhone sebelumnya, sementara modul kamera yang menonjol terintegrasi dengan mulus ke bagian belakang, meskipun versi hitam cukup mudah meninggalkan bekas sidik jari. Foto: The Verge . |
![]() |
iPhone Air dilengkapi dengan chip A19 Pro, yang menurut Apple merupakan prosesor paling canggih yang pernah ada di sebuah smartphone. Chip ini memiliki CPU 6 inti dan arsitektur caching dinamis generasi kedua untuk mengoptimalkan kinerja dalam tugas-tugas berat. Foto: Engadget . |
![]() |
Perangkat ini menggunakan modem C1X, yang dua kali lebih cepat dari C1 dan mengonsumsi daya 30% lebih rendah daripada modem di iPhone 16 Pro. Ini juga merupakan perangkat pertama yang menggunakan chip N1 buatan Apple sendiri, yang menangani Wi-Fi dan Bluetooth. (Gambar: Engadget ) |
![]() |
Untuk memaksimalkan ruang interior, iPhone Air hanya memiliki satu kamera belakang 48MP, tanpa kamera ultra-wide-angle yang terdapat pada Galaxy S25 Edge. Perangkat ini mendukung perekaman video dual-camera, menangkap rekaman secara bersamaan dari kamera depan dan belakang. Gambar menunjukkan ketebalan iPhone Air (kiri) dibandingkan dengan Galaxy Z Fold7. Foto: Engadget . |
![]() |
Desain ultra-ramping juga berarti iPhone Air adalah ponsel pintar Apple pertama tanpa slot SIM fisik di semua versi, hanya menawarkan opsi eSIM di semua pasar. Dibandingkan dengan versi reguler, iPhone Air memiliki pilihan warna yang lebih sedikit. Sebagai gantinya, Apple telah menciptakan banyak aksesori seperti tali selempang, power bank MagSafe, dll. Foto: @RafaelZeier/YouTube . |
![]() |
Masih banyak pertanyaan yang belum terjawab tentang iPhone Air. Apple mengklaim perangkat ini sangat tahan lama (berkat rangka titaniumnya) dan memiliki daya tahan baterai "seharian penuh", tetapi faktor-faktor ini perlu diuji dalam kondisi nyata. Meskipun demikian, perangkat ini tetap menjadi sorotan dalam jajaran iPhone 2025, bersama dengan iPhone 17 standar, iPhone 17 Pro, dan 17 Pro Max. Gambar: @RafaelZeier/YouTube . |
![]() |
iPhone Air, dengan penyimpanan 256GB, dibanderol seharga 32 juta VND di Vietnam dan mulai dijual pada 19 September dalam warna hitam, putih, emas muda, dan biru. Di AS, perangkat ini berharga $1.000 . Foto: @RafaelZeier/YouTube . |
Sumber: https://znews.vn/chi-tiet-chiec-iphone-mong-nhat-cua-apple-post1583963.html

















Komentar (0)