Selama beberapa bulan terakhir, di awal setiap minggu, Ibu Nguyen Thi Lan (74 tahun, komune Chau Thanh, provinsi Tay Ninh ) secara rutin mengunjungi Klinik Kesehatan Militer-Sipil Divisi ke-5. Langkahnya lambat, tetapi matanya selalu bersinar dengan rasa tenang yang familiar. Menderita diabetes dan tekanan darah tinggi, ia membutuhkan pemeriksaan kesehatan rutin, sehingga klinik ini telah menjadi sumber dukungan yang dapat diandalkan. Ibu Lan dengan emosional berbagi: “Jika bukan karena Klinik Kesehatan Militer-Sipil, saya dan suami saya harus menempuh perjalanan jauh. Para dokter di sini antusias, bertanggung jawab, penuh perhatian, memberikan perawatan yang sangat baik, dan memberikan instruksi yang sangat lengkap.”
Batalyon Medis ke-24 bertugas menyediakan layanan kesehatan bagi perwira dan prajurit Divisi ke-5, memastikan dukungan medis dalam semua situasi, dan secara efektif melaksanakan pekerjaan penjangkauan sipil melalui pemeriksaan medis dan pengobatan bagi penduduk setempat. Rata-rata, klinik ini menerima 80 hingga 100 pasien per hari, setara dengan 25.000-30.000 kasus per tahun.
![]() |
| Para dokter di Klinik Medis Militer-Sipil Divisi ke-5 merawat pasien dengan spondilosis serviks. |
Layanan darurat beroperasi 24/7, dengan tim dokter dan staf medis yang siaga, siap menerima dan memberikan perawatan awal sesuai protokol yang telah ditetapkan. Banyak kasus serius, seperti stroke dan infark miokard akut, telah dideteksi sejak dini dan diobati dengan cepat, membantu pasien mengatasi situasi kritis sebelum dipindahkan ke fasilitas yang lebih tinggi. Gambaran dokter militer yang mengukur tekanan darah orang lanjut usia, mendengarkan pernapasan tentara muda, atau memberikan instruksi pengobatan kepada anak-anak yang sakit... telah menjadi pemandangan yang familiar dan menghangatkan hati masyarakat.
Letnan Kolonel, Dokter Huynh Tan Thanh, Komandan Batalyon Medis ke-24, menyampaikan: “Memeriksa, mengobati, dan menjaga kesehatan masyarakat bukan hanya tugas profesional tetapi juga jembatan yang menghubungkan militer dan masyarakat. Kami sama-sama peduli terhadap kesehatan para prajurit dan berkontribusi untuk mengurangi beban pada sistem kesehatan setempat. Semangat tanggung jawab dan ikatan antara militer dan masyarakat, persahabatan dan kekompakan, adalah kekuatan pendorong yang membantu kami mengatasi semua kesulitan.”
Di tengah kesibukan pagi itu, Letnan Kolonel Le Xuan Hoan, seorang dokter militer, secara rutin berpindah-pindah antar bangsal, memeriksa kondisi pasien, mengobrol dengan para lansia, dan memberi semangat kepada prajurit muda yang baru sembuh dari sakit. Pekerjaannya tampak tak pernah berakhir, tetapi wajahnya selalu mencerminkan kelembutan dan dedikasi seorang dokter. “Klinik kami terus memperbarui protokol pengobatan dan memantau situasi epidemi dengan cermat untuk segera memberikan saran tentang tindakan pencegahan. Kebahagiaan terbesar adalah melihat pasien pulih kesehatannya, mengungkapkan rasa terima kasih mereka, dan merasa puas dengan perawatan dan pelayanan yang diberikan oleh para dokter dan perawat. Pada saat itu, kami memahami bahwa pengobatan militer tidak hanya di medan perang, tetapi juga di hati masyarakat,” ungkap Dr. Hoan.
Citra para prajurit berseragam putih dari Divisi ke-5 semakin dikenal oleh masyarakat di daerah tempat unit tersebut ditempatkan. Bagi mereka, setiap giliran jaga malam, setiap tetes keringat yang tertumpah, adalah bagian dari tanggung jawab mereka kepada rekan-rekan mereka dan kepada masyarakat.
Sumber: https://www.qdnd.vn/nuoi-duong-van-hoa-bo-doi-cu-ho/chien-si-ao-trang-trong-long-nhan-dan-1020484







Komentar (0)