Dari krisis menuju perubahan
Pada tahun 1970-an, kualitas udara di Amerika Serikat, khususnya di Los Angeles, sangat mengkhawatirkan. Kadar timbal di udara puluhan kali lebih tinggi daripada saat ini, yang menyebabkan konsekuensi kesehatan yang serius. Namun, hanya dalam beberapa dekade, situasi ini telah membaik secara dramatis, dengan tingkat polusi udara menurun tajam di seluruh negeri.
Profesor Ann E. Carlson, seorang ahli hukum lingkungan di Universitas California, Los Angeles, berpendapat bahwa salah satu faktor penentu adalah penemuan konverter katalitik oleh Eugene Houdry. Perangkat ini membantu mengubah gas berbahaya dari mesin menjadi zat yang kurang berbahaya sebelum dilepaskan ke lingkungan.
Terlepas dari potensinya yang besar, teknologi ini awalnya tidak diterima dengan baik oleh para produsen mobil. Industri otomotif menunda penerapannya selama bertahun-tahun, bahkan dituduh menghambat proses membawa teknologi pengurangan emisi ke pasar. Baru setelah tekanan hukum meningkat, terutama setelah Undang-Undang Udara Bersih tahun 1970 diberlakukan, para produsen mulai serius menerapkannya.
Undang-undang ini bertujuan untuk mengurangi emisi mobil hingga 90% dalam waktu lima tahun. Perlu dicatat, pada saat itu, teknologi yang dibutuhkan belum lengkap. Beberapa produsen mobil besar, seperti Ford, memperingatkan bahwa mereka mungkin akan menghentikan produksi jika peraturan tersebut diterapkan. Meskipun demikian, Kongres AS tetap teguh dalam mengejar tujuan tersebut, memberikan tekanan pada industri untuk berinovasi.
Akibatnya, gelombang investasi dalam penelitian dan pengembangan meningkat pesat. Perusahaan seperti Corning Glass dan Engelhard memainkan peran penting dalam meningkatkan konverter katalitik, terutama setelah menemukan bahwa teknologi ini bekerja efektif dengan bensin tanpa timbal.

Peran perintis
Profesor Ann E. Carlson menyatakan, "Meskipun hukum federal memberikan landasannya, California-lah yang telah mendorong perubahan yang cepat dan drastis. Melalui peraturan, negara bagian memiliki wewenang untuk menetapkan standar emisi yang lebih ketat daripada tingkat federal jika diberikan izin khusus, dan California telah sepenuhnya memanfaatkan hak ini."
Meskipun pengadilan federal mengizinkan penundaan penegakan peraturan emisi, California tidak memilih jalur pelonggaran. Sebaliknya, negara bagian tersebut menuntut standar yang lebih ketat, memaksa produsen mobil untuk menerapkan teknologi konverter katalitik lebih cepat, meskipun menghadapi tekanan signifikan dari industri otomotif.
Dengan dukungan dari Badan Perlindungan Lingkungan AS, California diberikan pengecualian pada tahun 1973. Peraturan negara bagian mulai berlaku untuk kendaraan pada tahun 1975, mengubah California menjadi "laboratorium kebijakan" nasional. Berkat ukuran pasarnya yang besar, produsen mobil terpaksa menyesuaikan produk mereka untuk memenuhi standar negara bagian, yang kemudian menyebar ke seluruh negeri.

Strategi ini telah terbukti sangat efektif. Konverter katalitik dengan cepat menjadi standar global, berkontribusi pada penghapusan sejumlah besar polutan dari udara. Bersamaan dengan itu, penghapusan bensin bertimbal telah secara signifikan mengurangi kadar timbal di lingkungan, memberikan manfaat nyata bagi kesehatan masyarakat.
Standar ketat California juga telah mendorong berbagai inovasi teknologi, mulai dari pengembangan bahan bakar yang lebih bersih hingga kendaraan tanpa emisi seperti mobil listrik. Negara bagian ini terus memainkan peran utama dalam upaya mengatasi perubahan iklim dan mengendalikan polusi udara.
- Konsentrasi timbal di udara di AS pada tahun 1970 adalah 50 kali lebih tinggi daripada saat ini.
Mobil-mobil saat ini sekitar 99% lebih bersih daripada mobil-mobil pada tahun 1970.
- Konverter katalitik telah menghilangkan 8 miliar ton polutan udara di AS.
- Konsentrasi timbal dalam darah anak-anak di AS antara tahun 1976 dan 1980 adalah 15 mikrogram per desiliter (µg/dL), tetapi pada tahun 2010 telah menurun menjadi 0,7 µg/dL.
Sumber: https://giaoducthoidai.vn/chinh-sach-dan-dat-doi-moi-cong-nghe-post781393.html









