
Selain pertunjukan kembang api yang sangat dinantikan, penyelenggara akan terus menghadirkan pesta seni megah yang menampilkan banyak seniman terkenal, menjanjikan suasana meriah di sepanjang Sungai Han.
Menyusul kesuksesan dua malam pertama kompetisi dengan tema "Alam" dan "Warisan," antusiasme DIFF 2026 terus menyebar dengan kuat. Malam ketiga bukan hanya kompetisi antara dua kekuatan kembang api dunia, tetapi juga kesempatan untuk menghormati nilai-nilai budaya yang unik melalui musik , seni pertunjukan, dan teknologi panggung modern.
Menurut penyelenggara, program seni ini akan menyatukan banyak seniman yang sangat dicintai oleh penonton. Pertunjukan-pertunjukan tersebut dipentaskan dengan apik, menggabungkan musik kontemporer dengan unsur-unsur tradisional, yang berkontribusi dalam menyampaikan semangat tema "Budaya" dan menciptakan hubungan antar negara yang berpartisipasi dalam festival ini.
Malam ketiga kompetisi juga menampilkan pertarungan menarik antara tim Jepang dan Italia. Tamaya Kitahara Fireworks adalah salah satu merek kembang api tertua di Jepang, terkenal dengan pertunjukannya yang canggih, kaya emosi, dan berfokus pada seni. Sementara itu, Martarello Group SRL dari Italia dikenal dengan teknik kembang api modern dan pertunjukan berskala besar di berbagai acara internasional. Perbedaan gaya ini menjanjikan pengalaman visual yang spektakuler bagi penonton.
DIFF 2026 tahun ini memiliki tema utama "Da Nang - Menghubungkan Cakrawala," yang menyatukan 10 tim kembang api terkemuka dunia untuk berkompetisi selama enam malam. Setiap malam kompetisi memiliki tema yang berbeda, mulai dari "Alam," "Warisan," "Budaya," "Kreativitas," dan "Visi," yang semuanya berkontribusi pada malam terakhir, menceritakan kisah integrasi, pembangunan, dan hubungan antar budaya.
Lebih dari sekadar kompetisi kembang api, DIFF telah menjadi acara budaya dan pariwisata tingkat internasional bagi Da Nang. Selama waktu ini, kota ini juga menyelenggarakan berbagai kegiatan seni, kuliner , dan hiburan, menciptakan pengalaman tambahan bagi penduduk lokal dan wisatawan. Bisnis pariwisata, akomodasi, dan jasa juga menerapkan banyak program promosi, yang berkontribusi untuk meningkatkan daya tarik destinasi selama musim panas.
Dengan bersatunya tim kembang api kelas dunia dan seniman ternama, malam ketiga DIFF 2026 diharapkan akan terus menciptakan pesta cahaya, musik, dan emosi di sepanjang Sungai Han, semakin menegaskan posisi Da Nang sebagai kota festival dan acara terkemuka di kawasan ini.
Sumber: https://baodanang.vn/cho-doi-man-doi-dau-hap-dan-giua-doi-nhat-ban-va-y-3340059.html






