Saat ini, Pos Penjaga Perbatasan Linh Huynh mengelola wilayah yang meliputi 5 desa pesisir dan 2 kelurahan dengan panjang garis pantai sekitar 56 km. Terdapat 2.282 kapal penangkap ikan yang terdaftar dan diperiksa di wilayah tersebut, sebagian besar merupakan kapal penangkap ikan lepas pantai dengan panjang 15 meter atau lebih. Selain itu, terdapat 185 kapal penangkap ikan yang diklasifikasikan sebagai berisiko tinggi dan banyak kapal yang tidak memenuhi persyaratan operasional dan perlu dipantau serta dikelola secara ketat.
Letnan Kolonel Bui Khac Duong, Komandan Pos Penjaga Perbatasan Linh Huynh, mengatakan: "Selain melaksanakan tugas mengelola dan melindungi kedaulatan dan keamanan wilayah laut, unit ini berfokus pada pekerjaan propaganda dan meningkatkan kesadaran di kalangan nelayan tentang memerangi penangkapan ikan ilegal, tidak dilaporkan, dan tidak diatur (IUU)."

Petugas dari Pos Penjaga Perbatasan Linh Huynh meningkatkan kesadaran di kalangan nelayan tentang pemberantasan penangkapan ikan IUU (Ilegal, Tidak Dilaporkan, dan Tidak Diatur). Foto: THIEN NHAN
Dalam enam bulan pertama tahun 2026, Pos Penjaga Perbatasan Linh Huynh menyelenggarakan 18 sesi propaganda intensif, mendistribusikan selebaran, dan mengintegrasikan propaganda ke dalam kegiatan patroli dan inspeksi. Isinya berfokus pada Undang-Undang Perikanan 2017, peraturan tentang sanksi administratif untuk pelanggaran di sektor perikanan, dan tanggung jawab hukum atas penangkapan ikan ilegal di perairan asing. Berkat upaya propaganda yang intensif, kesadaran para nelayan secara bertahap meningkat. Banyak pemilik dan kapten kapal secara proaktif mempelajari peraturan baru, mematuhi persyaratan pendaftaran dan inspeksi secara ketat, memasang alat pelacak kapal, dan menyelesaikan semua prosedur yang diperlukan sebelum melaut.
Bapak Pham Thanh Hoang, yang tinggal di dusun Linh Huynh, komune Hon Dat, mengatakan: “Melalui kampanye kesadaran yang dilakukan oleh penjaga perbatasan dan pihak berwenang terkait, para nelayan semakin memahami tanggung jawab mereka dalam memerangi penangkapan ikan ilegal, tidak dilaporkan, dan tidak diatur (IUU). Saat melaut, kami selalu sepenuhnya mematuhi peraturan tentang eksploitasi hasil laut dan berkomitmen untuk tidak melanggar perairan asing.”
Pos Penjaga Perbatasan Linh Huynh secara ketat dan tegas memeriksa dan mengontrol kapal-kapal penangkap ikan yang masuk dan keluar pelabuhan, menolak mengizinkan kapal mana pun yang tidak memenuhi persyaratan dokumentasi, surat-surat, dan peralatan yang dibutuhkan untuk berangkat. Menurut Letnan Le Chi Nguyen, Kepala Pos Penjaga Perbatasan Linh Huynh, kontrol ketat terhadap kapal-kapal penangkap ikan sejak saat keberangkatan merupakan langkah penting untuk mencegah penangkapan ikan IUU (Ilegal, Tidak Dilaporkan, dan Tidak Diatur). Selain memeriksa dokumentasi dan kondisi operasional kapal-kapal penangkap ikan, petugas dan tentara secara rutin mendidik dan mengingatkan para nelayan untuk mematuhi hukum secara ketat, terutama untuk tidak menangkap ikan di perairan asing secara ilegal dan untuk menjaga pengoperasian alat pelacak kapal sebagaimana mestinya.
Selain mengendalikan masuk dan keluar kapal penangkap ikan, petugas perbatasan juga berkoordinasi dengan otoritas lokal dan instansi terkait untuk memperkuat patroli, inspeksi, dan penanganan pelanggaran di sektor perikanan. Dari awal tahun 2026 hingga saat ini, unit ini telah secara langsung mendeteksi dan menangani 2 pelanggaran, dengan menjatuhkan denda administratif lebih dari 31 juta VND; serta menerima dan mengkoordinasikan penanganan pelanggaran yang terdeteksi oleh pasukan inspeksi perikanan.
Saat ini, di wilayah yang dikelola oleh Pos Penjaga Perbatasan Linh Huynh, terdapat 12 kapal penangkap ikan yang beroperasi tanpa dokumen yang sesuai (3 unit, 0,30, 0,30, 0,60, 0,60, 0,60). Unit ini berkoordinasi dengan kecamatan dan desa untuk meninjau, memverifikasi, dan membuat berkas pengelolaan, serta mendorong pemilik kapal untuk menyelesaikan prosedur hukum yang diperlukan.
Menurut Letnan Kolonel Bui Khac Duong, dalam waktu dekat, unit ini akan terus memperkuat pemantauan dan pengelolaan ketat terhadap kapal penangkap ikan berisiko tinggi; dengan tegas mencegah kapal yang tidak memenuhi persyaratan operasional untuk berangkat. Pada saat yang sama, unit ini akan berkoordinasi erat dengan angkatan laut, penjaga pantai, inspektorat perikanan, dan otoritas lokal dalam pertukaran informasi, patroli, pengendalian, dan penanganan pelanggaran. Pos Penjaga Perbatasan Linh Huynh akan fokus pada investigasi dan penanganan ketat terhadap tindakan perantara dan pengorganisasian penangkapan ikan ilegal oleh kapal penangkap ikan di perairan asing, mengingat hal ini sebagai solusi penting untuk memberantas penangkapan ikan IUU (Ilegal, Tidak Dilaporkan, dan Tidak Diatur).
ORANG BAIK
Sumber: https://baoangiang.com.vn/chong-khai-thac-iuu-tu-co-so-a490677.html










