Dahulu ada ranjang tipis di beranda.
Bunga melati mekar di bawah sinar bulan.
Dengan kipasan lembut dari ibu
Ada musim-musim bak dongeng yang muncul dalam kehidupan nyata.
Sang ayah berkelana ke ujung dunia.
Kembali mendengarkan cerita-cerita dari pedesaan.
Teko teh yang kuat, sebungkus tembakau.
Bersama ayahku, kami melewati masa-masa sulit di bawah terik matahari dan hujan.
Kamu menjadi tua di pagi hari dan di siang hari.
Kunyahan sirih yang diberikan ibuku memiliki aroma yang harum.
Gosip desa dan cerita-cerita di ladang
Bangku itu terdiam di tengah aliran waktu.
Aku pulang ke rumah dan mendapati tempat tidurku memiliki bilah yang rusak.
Orang tua itu seperti asap yang lenyap di dunia ini.
Berbaring di tempat tidur, mendengarkan suara hujan yang turun.
Aku duduk dan menghitung pasang surut hidupku.
Sumber: https://baodaklak.vn/van-hoa-du-lich-van-hoc-nghe-thuat/van-hoc-nghe-thuat/202506/chong-tre-them-cu-b0e022c/






Komentar (0)