Tak hanya sebagai moda transportasi modern, Metro Jalur 1 juga telah menjadi destinasi baru bagi warga Kota Ho Chi Minh. Namun, di samping foto-foto yang indah, masih ada kasus-kasus pengambilan foto yang menyinggung.
Unit operasi mengatakan bahwa akhir-akhir ini, staf operasi telah menyaksikan banyak kasus budaya metro yang tidak pantas - Potongan foto dari klip
Setelah lebih dari dua bulan beroperasi, Metro Jalur 1 (jalur metro pertama di Kota Ho Chi Minh) telah mendapatkan dukungan luas dari masyarakat. Mereka menggunakan metro untuk pergi bekerja, ke sekolah... dan bahkan berfoto di kereta untuk diunggah ke media sosial sebagai kenang-kenangan.
Namun, di samping foto-foto yang indah, ada banyak kasus pengambilan foto yang menyinggung, melanggar peraturan keselamatan, dan memengaruhi pengalaman penumpang secara keseluruhan.
"Bahkan ada yang melepas pakaiannya untuk berfoto langsung di stasiun, sehingga menyinggung dan merusak citra beradab MRT," ujar salah satu perwakilan unit operasional.
Menurut Perusahaan Kereta Api Perkotaan No. 1 (HURC1 - operator), unit ini mendorong semua orang untuk mengabadikan momen indah bersama metro No. 1, tetapi harus mematuhi peraturan. Dilarang menggunakan tripod, tidak menyalakan lampu kilat, dan fotografi profesional maupun komersial harus dihubungi terlebih dahulu.
Berhati-hatilah untuk tidak berdiri di lokasi berbahaya seperti di dekat pembatas peron atau di tengah lorong selama jam sibuk. Dilarang keras menekan tombol darurat di eskalator untuk mengambil foto.
"Petugas stasiun memang punya tanggung jawab untuk mengingatkan, tapi dengan keterbatasan sumber daya, mereka tidak bisa mengendalikan setiap penumpang. Yang terpenting tetap kesadaran setiap orang," tambah perwakilan tersebut.
Selain itu, unit operasional juga mencatat masih adanya penumpang yang belum terbiasa menjaga kebersihan umum. Perilaku membawa makanan dan minuman ke dalam kereta, membuangnya, dan membuang sampah di dalam kereta masih terjadi.
Beberapa penumpang bahkan membawa hewan peliharaan di ransel mereka dan kemudian melepaskannya saat memasuki peron, sehingga memengaruhi orang di sekitar mereka.
Tidak hanya masalah kebersihan, banyak penumpang juga menghalangi pintu masuk dan keluar, sehingga memperpanjang waktu buka dan tutup pintu kereta, sehingga banyak kereta tertunda.
Seorang pemuda melakukan pull-up untuk mengambil foto untuk check-in, menyinggung di kereta metro nomor 1 - Foto dipotong dari klip
Bapak Phan Cong Bang - Kepala Badan Pengelola Kereta Api Perkotaan Kota Ho Chi Minh - mengatakan bahwa jalur metro 1 beroperasi secara otomatis, tetapi ketika penumpang masuk dan keluar terlalu lambat atau menghalangi jalan, pintu tidak dapat menutup, sehingga memengaruhi jadwal seluruh perjalanan.
Kondisi tidak sehat di atas kapal juga terus-menerus dilaporkan oleh staf operasi.
"Saat ini, kami juga sedang meningkatkan frekuensi kerja dan mengkampanyekan untuk tidak membawa makanan dan minuman ke dalam kereta. Metro No. 1 memiliki kapasitas yang besar, tetapi jumlah petugas kebersihan terbatas dan tidak dapat menangani semuanya. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama dan koordinasi dari kedua belah pihak untuk mewujudkan citra kereta api perkotaan yang bersih dan cerdas," ujar Bapak Bang.
Lebih banyak kursi di stasiun metro nomor 1
Untuk meningkatkan kualitas layanan, Metro Jalur 1 baru-baru ini menambahkan lebih banyak kursi tunggu di stasiun, memberikan orang ruang istirahat yang lebih nyaman.
Pada saat yang sama, metro telah menambahkan fasilitas ramah lingkungan seperti stasiun pengisian daya ponsel dan layar pencarian informasi, yang menciptakan kondisi paling nyaman bagi penumpang.
[iklan_2]
Sumber: https://tuoitre.vn/chup-anh-coi-do-phan-cam-tren-metro-so-1-20250216131108884.htm
Komentar (0)