
Intelijen Ancaman – Kemampuan Pertahanan Proaktif
Pada Vietnam Security Summit 2026, CMC Telecom memperkenalkan bagaimana bisnis dapat meningkatkan kemampuan mereka untuk memantau, memprioritaskan penanganan risiko, dan membuat keputusan lebih cepat melalui TI – lapisan kemampuan yang terintegrasi langsung ke dalam CMC CCSP Comprehensive Security Platform.
Dengan pesan "Informasi tentang ancaman berbasis AI: Menguasai medan pertempuran yang tak terlihat," CMC Telecom mendekati tantangan keamanan siber tidak hanya dari perspektif deteksi insiden, tetapi juga dengan memandu identifikasi dini, analisis kontekstual, dan penerapan proaktif.
Solusi TI dibangun berdasarkan kemampuan untuk mengumpulkan dan menganalisis data situasional dari berbagai sumber global, menggabungkan AI untuk mengurangi kesalahan positif, meningkatkan akurasi, dan membantu bisnis mempersingkat waktu untuk mendeteksi dan menanggapi fasilitas baru.
Ciri khas dari model ini adalah TI tidak beroperasi secara independen tetapi terintegrasi dengan SOC dan Respons Insiden (IR), menciptakan siklus deteksi-analisis-respons yang berkelanjutan, membantu bisnis menerjemahkan data yang aman menjadi respons yang dapat ditindaklanjuti.
Selain itu, sistem ini dikembangkan di atas arsitektur terbuka dan fleksibel, memungkinkan koneksi dengan berbagai lapisan teknologi yang sudah ada. Platform ini memanfaatkan komponen seperti OpenCTI, menghubungkan sumber data global melalui feed TAXII, sekaligus memperluas kemampuan seperti Perlindungan Merek dan Intelijen Pelanggaran untuk mendeteksi kebocoran data dini dan risiko yang berdampak pada kinerja.
CMC Telecom menghubungkan teknologi dan pengalaman.

Pada Vietnam Security Summit 2026, CMC Telecom tidak hanya menyediakan solusi teknologi tetapi juga menciptakan ruang pengalaman bagi para pengunjung untuk secara langsung menjelajahi bagaimana TI mengubah kemampuan pertahanan bisnis.
Hal yang paling menarik di stan pameran CMC Telecom adalah kesempatan bagi para pengunjung untuk mempelajari bagaimana pelaporan data diubah menjadi deteksi risiko dini, manajemen risiko yang diprioritaskan, dan dukungan untuk pengambilan keputusan yang tepat waktu.
Salah satu poin pembeda yang dibagikan oleh CMC Telecom pada acara tersebut adalah kemampuannya untuk menggabungkan standar layanan internasional dengan pemahaman mendalam tentang konteks Vietnam. Sebaliknya, saya memberikan peringatan umum; sistem TI dikembangkan untuk menghasilkan peringatan risiko selama serangan, dengan mempertimbangkan hak akses operasional dan persyaratan pelatihan bisnis domestik, sehingga meningkatkan kemampuan untuk bertindak dan efektivitas perlindungan.

Selain pertukaran profesional, stan-stan tersebut juga menarik banyak pengunjung dengan kegiatan interaktif dan undian berhadiah, menciptakan suasana koneksi dan pertukaran yang meriah sepanjang acara.
Sebagai sponsor utama acara tersebut, kehadiran CMC Telecom di Vietnam Security Summit 2026 lebih dari sekadar bermitra dengan sebuah acara; ini juga secara strategis memposisikan diri untuk menyediakan kemampuan pertahanan dinamis bagi bisnis-bisnis di Vietnam—di mana keamanan siber bukan lagi tentang solusi individual yang mampu menghubungkan data, memahami konteks, dan bertindak sebelum insiden terjadi.
Dalam konteks kebangkitan AI yang membentuk cara bisnis beroperasi, CMC Telecom mengharapkan TI menjadi kemampuan mendasar yang membantu bisnis melihat ancaman lebih awal, bereaksi lebih cepat, dan tetap unggul di era digital.
Sumber: https://cmctelecom.vn/bai-viet/cmc-telecom-tai-vietnam-security-summit-2026-threat-intelligence-dan-dau-phong-thu/








Komentar (0)