Komune Co Lung (distrik Ba Thuoc) memanfaatkan potensi dan keunggulannya untuk mengembangkan pariwisata berbasis komunitas, yang terkait dengan pembangunan kawasan pedesaan baru.
Berawal dari sebuah komune yang sangat terpinggirkan dengan tingkat pendidikan yang tidak merata, produksi pertanian yang terfragmentasi, dan infrastruktur yang tidak memadai, komite Partai, pemerintah, dan masyarakat komune Co Lung menghadapi banyak kesulitan dan hambatan ketika memulai program Pembangunan Pedesaan Baru. Dengan tekad politik yang kuat, komune tersebut mengembangkan rencana yang spesifik, sistematis, dan jelas untuk menerapkan kriteria Pembangunan Pedesaan Baru.
Untuk mendapatkan dukungan publik yang kuat, Komite Partai, pemerintah, Front Tanah Air, dan organisasi politik di tingkat komune telah mengintensifkan upaya propaganda mengenai tujuan dan signifikansi Program Pembangunan Pedesaan Baru untuk pembangunan sosial-ekonomi daerah. Berkat propaganda yang efektif, warga negara dan masyarakat memahami makna Program Pembangunan Pedesaan Baru sebagai "menggunakan kekuatan rakyat untuk memperhatikan rakyat," dengan rakyat sebagai aktor utama dalam program tersebut dan juga penerima manfaat dari pencapaiannya. Akibatnya, banyak orang secara bertahap mengubah pola pikir mereka, secara proaktif menyumbangkan upaya dan sumber daya mereka untuk menerapkan kriteria Pembangunan Pedesaan Baru.
Dengan menghubungkan Program Pembangunan Pedesaan Baru dengan pengembangan pariwisata berbasis komunitas dan menggunakan pertanian sebagai landasan pembangunan ekonomi lokal, komune Co Lung secara bertahap menata ulang produksi menuju pendekatan berbasis komoditas. Di daerah yang menanam padi sawah, komune secara proaktif membimbing masyarakat untuk menerapkan metode tanam baris lebar dan sempit yang dikombinasikan dengan pemupukan mendalam. Hasilnya, hasil panen dan produksi padi di komune Co Lung terus meningkat. Pada tahun 2024, hasil panen mencapai 58 kuintal/hektar, dan produksi mencapai lebih dari 1.819 ton.
Selain itu, Komite Partai, pemerintah, Front Tanah Air, dan organisasi politik lokal telah memobilisasi upaya untuk mengubah perbukitan hutan yang tidak produktif dan kebun campuran milik rumah tangga setempat menjadi kebun buah yang menghasilkan pendapatan puluhan juta dong setiap tahunnya. Lebih lanjut, komune tersebut telah mengintegrasikan dana dukungan dari tiga program sasaran nasional: Program Pembangunan Sosial Ekonomi untuk Etnis Minoritas dan Daerah Pegunungan; Program Pengurangan Kemiskinan Berkelanjutan; dan Program Pembangunan Pedesaan Baru, untuk mendukung masyarakat dalam membangun dan mereplikasi model peternakan bebek Co Lung untuk memasok Kawasan Ekowisata Pu Luong. Kegiatan ekonomi dan model produksi yang efektif ini terus meningkatkan kehidupan ekonomi masyarakat setempat, dengan pendapatan per kapita rata-rata mencapai 35 juta dong/orang/tahun, dan tingkat kemiskinan menurun menjadi 8,99%.
Bapak Nguyen Nam Phong, Ketua Komite Rakyat Komune Co Lung, mengatakan: “Sebagai komune yang terletak di zona penyangga Cagar Alam Pu Luong, dengan menyadari potensi dan keuntungan pengembangan ekowisata dan wisata komunitas untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, komune telah mengeluarkan resolusi khusus tentang "Pengembangan Wisata Komunitas". Saat ini, terdapat 21 keluarga yang mengoperasikan rumah penginapan komunitas di komune tersebut. Pada tahun 2024, komune tersebut menyambut 16.800 pengunjung ke tempat-tempat wisata dan resor di daerah tersebut. Pendapatan dari jasa pariwisata mencapai 8,4 miliar VND, menciptakan lapangan kerja tetap bagi lebih dari 100 pekerja lokal. Berkat hal ini, masyarakat di komune secara aktif menyumbangkan uang dan tenaga untuk pembangunan daerah pedesaan baru.”
Pada tahun 2024, total modal yang dimobilisasi untuk pelaksanaan program Pembangunan Pedesaan Baru di komune Co Lung mencapai lebih dari 9,912 miliar VND. Dari modal yang dimobilisasi ini, komune tersebut fokus berinvestasi pada proyek-proyek infrastruktur penting, seperti pembangunan rumah budaya di desa Lac dan Ten Moi, peningkatan stadion komune, dan pembangunan jalan menuju Air Terjun Hieu. Proyek-proyek infrastruktur ini, baik yang telah dibangun maupun yang telah ditingkatkan, tidak hanya secara efektif melayani pembangunan sosial ekonomi lokal tetapi juga mengubah wajah pedesaan Co Lung. Hingga saat ini, komune Co Lung telah mencapai 12 dari 19 kriteria Pembangunan Pedesaan Baru.
Terlepas dari banyaknya tantangan di depan, Komite Partai, pemerintah, dan masyarakat komune Co Lung tetap bersatu dan bertekad untuk berhasil melaksanakan program Pembangunan Pedesaan Baru sesegera mungkin.
Teks dan foto: Tien Dat
Sumber: https://baothanhhoa.vn/co-lung-no-luc-xay-dung-nong-thon-moi-244208.htm






Komentar (0)