Tomat adalah makanan yang sangat populer dan banyak dinikmati karena dapat digunakan dalam berbagai hidangan, mulai dari salad hingga berbagai saus. Namun, banyak orang masih ragu apakah kulit tomat perlu dibuang atau tidak.
Kulit tomat sangat bergizi...
Kulit tomat mengandung banyak nutrisi berharga yang membantu meningkatkan kesehatan. Kulit tomat dikenal kaya akan vitamin C, antioksidan, dan likopen. Likopen, pigmen yang tidak hanya memberi warna pada tomat tetapi juga dapat mencegah kanker dan penyakit kardiovaskular, dapat mengoptimalkan dan memaksimalkan nilai gizi tomat dengan mempertahankan kulitnya.
Selain itu, membilas membantu memperbaiki tekstur tomat, sehingga lebih mudah digunakan untuk menyiapkan hidangan seperti salad dan tomat panggang. Namun, Anda perlu mencuci tomat secara menyeluruh untuk menghilangkan residu pestisida.
...tapi sangat sulit dicerna.
Kulit tomat kaya akan selulosa, sejenis serat makanan yang sulit dicerna. Selain itu, keasaman alami kulit tomat juga dapat mengganggu perut jika dikonsumsi dalam jumlah besar. Oleh karena itu, untuk membantu pencernaan yang lebih baik, Anda sebaiknya mengupas kulit tomat, terutama jika Anda berniat memakannya mentah.
Untuk mempermudah mengupas tomat, rendam tomat dalam air mendidih selama beberapa detik, lalu segera angkat dan celupkan ke dalam air es. Cara ini akan membuat proses mengupas tomat jauh lebih mudah.
Anda bisa meletakkan tomat dalam mangkuk besar berisi air dan memanaskannya di dalam microwave. Metode ini akan menghasilkan efek yang serupa. Sebagai alternatif, Anda juga bisa memanaskan tomat sebentar di atas api. Kulit tomat akan retak akibat panas.
Oleh karena itu, tergantung pada kebutuhan nutrisi dan persyaratan persiapan Anda, Anda dapat memilih untuk mempertahankan atau membuang kulit tomat. Prioritas utama tetaplah memilih tomat yang aman untuk dikonsumsi.
Sumber: https://laodong.vn/suc-khoe/co-nen-bo-phan-vo-qua-ca-chua-1388816.ldo







Komentar (0)