Saham-saham besar kembali mendapatkan posisinya
Terus mempertahankan momentum pemulihan, VN-Index mencatatkan peningkatan poin sejak pembukaan sesi perdagangan saham pada 5 Juli dan mempertahankan warna hijau yang positif di sesi pagi. Menurut statistik, saham baja dan ritel menarik permintaan tertinggi dengan kenaikan masing-masing sebesar 2% dan 1,5%.
Menurut VCBS Securities Company, sentimen positif masih tercatat sepanjang sesi sore melalui likuiditas beli aktif yang mencapai hampir 72%. Namun, tekanan jual masih terjadi di titik psikologis, sehingga VN-Index kesulitan menembus level resistance puncak sebelumnya.
Saham-saham unggulan (blue-chip) berkontribusi besar terhadap warna hijau pada sesi pasar saham 5 Juli. Setelah beberapa sesi "dikalahkan" oleh saham-saham berkapitalisasi kecil dan menengah, hari ini, saham-saham berkapitalisasi besar menerima arus kas yang besar dari investor. Saham-saham unggulan memimpin kenaikan Indeks VN.
Pada sesi pasar saham tanggal 5 Juli, saham-saham besar kembali memimpin pasar dengan membantu Indeks VN meningkatkan poin. Foto ilustrasi
Pada penutupan sesi perdagangan saham tanggal 5 Juli, Indeks VN naik 2,62 poin, setara dengan 0,23%, menjadi 1.134,62 poin; Indeks VN30 naik 1,76 poin, setara dengan 0,16%, menjadi 1.129,76 poin. Sebanyak 807 juta lembar saham, setara dengan 17,201 miliar VND, berhasil diperdagangkan. Dari jumlah tersebut, kelompok VN30 mengalami peningkatan likuiditas, mencapai 7,194 miliar VND.
Beberapa saham besar yang memainkan peran utama di pasar saham pada tanggal 5 Juli termasuk VCB (naik 2.000 VND/saham, setara dengan 2% menjadi 102.000 VND/saham), HPG (naik 700 VND/saham, setara dengan 2,7% menjadi 26.950 VND/saham),VIB (naik 250 VND/saham, setara dengan 1,3% menjadi 19.900 VND/saham), VRE (naik 300 VND/saham, setara dengan 1,1% menjadi 27.500 VND/saham),...
Salah satu sorotan utama sesi pasar saham 5 Juli adalah saham ritel. Arus kas ke kelompok industri ini cukup kuat, tetapi menghasilkan hasil yang tidak merata. Meskipun MWG dan MSN meningkat signifikan, VNM justru melemah.
Menutup sesi pasar saham pada 5 Juli, MWG meningkat sebesar VND 100/saham, setara dengan 0,2% menjadi VND 43.350/saham; MSN meningkat sebesar VND 200/saham, setara dengan 0,3% menjadi VND 75.800/saham; VNM menurun sebesar VND 800/saham, setara dengan 1,1% menjadi VND 69.800/saham.
Di Bursa Efek Hanoi , trennya masih kurang optimis. Pada penutupan sesi pasar saham tanggal 5 Juli, Indeks HNX turun 0,92 poin, setara dengan 0,4%, menjadi 227,84 poin; Indeks HNX30 turun 1,26 poin, setara dengan 0,29%, menjadi 436,85 poin.
Saham Asia di zona merah
Sesi pasar saham pada 5 Juli diwarnai gejolak hijau di Bursa Efek Kota Ho Chi Minh. Namun, di seluruh Asia, semua indeks, seperti Indeks HNX, justru berwarna merah.
Pasar Asia- Pasifik sebagian besar lebih rendah karena investor mencerna serangkaian survei swasta tentang aktivitas jasa.
Aktivitas jasa di Jepang dan China terus berkembang pada bulan tersebut sementara laju pertumbuhan melambat.
Di Jepang, Nikkei 225 turun 0,25% menjadi 33.338,7 dan Topix turun tipis menjadi 2.306,03. Kospi Korea Selatan juga turun 0,55% menjadi 2.579, sementara Kosdaq naik 0,13% menjadi 891,18.
Pasar Tiongkok melemah, dengan Shanghai Composite turun 0,69% dan ditutup pada level 3.222,95, sementara Shenzhen Component turun 0,91% menjadi 11.029,3. Indeks Hang Seng Hong Kong turun 1,6% pada jam terakhir, sementara Indeks Hang Seng Tech juga diperdagangkan 1,5% lebih rendah.
Indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,35% hingga ditutup pada 7.253,6 setelah Bank Sentral Australia mempertahankan suku bunga pada 4,1% pada hari Selasa.
Pasar AS tutup karena libur Hari Kemerdekaan, tetapi harga berjangka AS melemah menjelang sesi perdagangan Rabu. Para pedagang akan mencermati risalah rapat Federal Reserve bulan Juni, setelah Ketua Jerome Powell mengatakan bulan lalu bahwa mereka memperkirakan akan ada kenaikan suku bunga lebih lanjut.
Kontrak berjangka Dow Jones Industrial Average turun 0,11%, sementara kontrak berjangka S&P 500 dan Nasdaq Composite turun masing-masing 0,9% dan 0,17%.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)