Didiagnosis menderita leukemia pada usia enam bulan, Ý bertubuh lebih kecil, lebih kurus, dan lebih pucat daripada teman-teman sekelasnya. Perawatan yang berkepanjangan telah melemahkan kesehatannya, membuatnya sering merasa lelah dan terkadang terpaksa absen sekolah untuk menjalani infus. Namun, setelah setiap perawatan, Ý selalu berusaha kembali ke kelas dengan senyum lembut dan mata penuh tekad.

Para guru selalu menunjukkan perhatian dan dukungan kepada Dao Nhu Y selama masa studi dan perawatannya. Foto: Ut Chuyen
Keluarga Ý sedang mengalami kesulitan keuangan, dan biaya pengobatan medisnya selama bertahun-tahun telah menjadi beban besar bagi orang tuanya. Terlepas dari itu, yang dikagumi semua orang dari Ý adalah haus akan pengetahuan dan tekadnya yang teguh untuk mengatasi penyakitnya. Dia selalu berusaha menyelesaikan tugas-tugasnya, mendengarkan kuliah dengan saksama, dan mempertahankan hasil akademik yang konsisten. Ý berkata dengan penuh emosi, "Saya tidak ingin putus sekolah. Anggota tubuh saya masih sehat, dan saya ingin bersekolah seperti teman-teman saya. Saya akan berusaha bersekolah sampai saya tidak bisa berjalan lagi."
Pengakuan tulus dari siswi muda ini menyentuh hati setiap orang yang mendengarnya. Bagi Ý, pergi ke sekolah setiap hari adalah sebuah kegembiraan besar, motivasi baginya untuk terus melawan leukemia yang telah mengganggunya selama bertahun-tahun. Mengetahui keadaan sulit yang dialami Ý, pihak administrasi sekolah dan para guru mengorganisir penggalangan dana untuk membantu keluarganya menutupi biaya pengobatan. Selain memberikan dukungan materi, para guru selalu menunjukkan perhatian dan dorongan khusus kepada Ý, mendesaknya untuk mengatasi penyakitnya dan melanjutkan studinya.
Untuk membantu Ý memiliki kondisi belajar yang lebih baik, sekolah mengatur agar Dao Kha Han mendukung, membantu, dan membimbingnya dalam studi sehari-hari. “Ý adalah murid yang sangat baik, dia mengerjakan PR-nya dengan teliti dan sangat gigih. Ada banyak hari ketika saya melihatnya lelah tetapi masih berusaha untuk mengikuti semua pelajaran, dan saya merasa sangat kasihan padanya. Ketika dia lelah, kami bergantian menulis catatan dan mengingatkannya agar dia bisa mengikuti pelajaran bersama siswa lain di kelas,” kata Han dengan penuh emosi. Cinta dan dukungan dari guru dan teman-teman telah menjadi sumber semangat yang besar, memberikan kekuatan kepada murid kecil itu untuk terus bersekolah.
Dao Van Trieu, ayah Ý, terisak saat menceritakan bahwa keluarganya telah beberapa kali mempertimbangkan untuk menghentikan sekolah putri mereka demi kesehatannya. Ada kalanya Ý tiba-tiba pingsan di kelas, menyebabkan keluarganya sangat khawatir. Namun, setiap kali topik berhenti sekolah muncul, gadis kecil itu dengan sungguh-sungguh memohon kepada orang tuanya untuk membiarkannya melanjutkan sekolah. “Ý mengatakan bahwa jika orang tuanya tidak mengizinkannya pergi ke sekolah, dia akan sedih, dan semakin sedih dia, semakin parah penyakitnya. Mendengar itu, keluarga saya tidak tahan. Betapa pun sulitnya, saya dan istri saya berusaha sebaik mungkin untuk mengantar dan menjemputnya dari sekolah sampai dia tidak lagi memiliki kekuatan,” cerita Bapak Trieu.
Saat ini, keluarga tersebut hanya bisa fokus pada pengobatan untuk memperpanjang hidup Ý. Untuk setiap sesi pengobatan, Bapak Triều membawa putrinya ke rumah sakit untuk infus dan dialisis sesuai anjuran dokter. Selama bertahun-tahun, perjalanan pengobatan Ý telah menjadi beban berat bagi keluarga. Namun, melihat keinginan putri mereka yang tak tergoyahkan untuk belajar dan mimpinya yang tak pernah menyerah untuk bersekolah, Bapak Triều dan istrinya menemukan motivasi untuk mendukungnya dalam perjalanan berat yang akan datang.
| Semua donasi untuk Dao Nhu Y harus dikirim ke Komite Front Persatuan Nasional Vietnam Komune Dong Hoa, Dusun Thanh An, Komune Dong Hoa, nomor rekening: 7710201005889, Bank Pembangunan Pertanian dan Pedesaan. Saat melakukan transfer, mohon sebutkan dengan jelas nama lengkap penerima. |
UT CHUYEN
Sumber: https://baoangiang.com.vn/con-muon-duoc-den-truong-a485260.html











