Bayern memperkokoh keunggulan mereka setelah 30 pertandingan. Foto: Reuters . |
Hanya beberapa hari setelah kekalahan mereka dari Inter Milan di perempat final Liga Champions 2024/25, Bayern Munich melakukan comeback yang luar biasa di Bundesliga. Heidenheim menjadi korban tak terduga dari amarah raksasa Bavaria tersebut, menderita kekalahan telak 0-4 di kandang sendiri.
Pelatih Vincent Kompany dan timnya memasuki pertandingan dengan satu-satunya tujuan untuk menang dan melupakan kekalahan sebelumnya. Bayern langsung meningkatkan tempo dan tekanan sejak awal dan hanya membutuhkan 13 menit untuk memecah kebuntuan. Harry Kane mencetak gol pembuka dengan tembakan keras yang tak terbendung.
Tidak berhenti sampai di situ, Bayern terus mengancam gawang lawan. Konrad Laimer dan Kingsley Coman mencetak gol secara beruntun, memberi tim tamu keunggulan 3-0 sebelum babak pertama berakhir. Semuanya terjadi seperti badai yang menerjang pertahanan Heidenheim yang lemah.
Babak kedua melanjutkan permainan yang didominasi Bayern. Meskipun melakukan pergantian pemain kunci untuk merotasi skuad, Bayern tidak memperlambat tempo permainan. Pada menit ke-56, Joshua Kimmich menutup pesta gol dengan tembakan tepat sasaran, mengirim bola ke sudut gawang, membuat kiper Kevin Muller tak berdaya.
Heidenheim benar-benar tak berdaya untuk melawan. Statistik menunjukkan bahwa Bayern menguasai bola selama 69% waktu pertandingan, melepaskan 11 tembakan tepat sasaran dari 18 percobaan sepanjang pertandingan, dan menyelesaikan 771 operan dengan tingkat akurasi 92%.
Kemenangan tersebut membantu Bayern meredakan kekecewaan karena tersingkir dari Liga Champions, sekaligus memperkuat posisi mereka di puncak klasemen Bundesliga. Tim asuhan pelatih Kompany unggul 9 poin atas Bayer Leverkusen, meskipun mereka telah memainkan satu pertandingan lebih banyak daripada rival mereka.
Sumber: https://znews.vn/con-thinh-no-cua-bayern-munich-post1547267.html






Komentar (0)