
Dr. Axayacatl Gonzalez (foto) dari Institut Bioteknologi dan Nanoteknologi Australia di Universitas Queensland (Australia) mengatakan bahwa jenis gula ini mempertahankan rasa manis, tekstur, dan sifat yang mirip dengan gula tradisional tetapi memiliki kalori yang jauh lebih sedikit. Menurut Dr. Gonzalez, gula langka, yang secara alami terdapat pada buah-buahan tertentu, semakin menarik perhatian dari industri restoran, hotel, dan makanan sebagai alternatif pemanis tradisional.
Terobosan yang dilakukan oleh para peneliti Australia ini diharapkan dapat membuka jalan bagi penerapan pemanis yang lebih sehat secara luas di industri makanan dan minuman. Namun, biaya produksi masih menjadi kendala bagi komersialisasi secara luas.
Sumber: https://www.sggp.org.vn/cong-nghe-san-xuat-duong-it-calorie-post858272.html










