Wissa dan Mayele menampilkan comeback yang spektakuler.
Dalam pertandingan terakhir Grup K, yang dimainkan di Atlanta, Republik Kongo memasuki pertandingan dengan tekad untuk mengamankan hasil yang menguntungkan agar harapan mereka untuk melaju tetap hidup. Namun, Uzbekistan adalah tim yang lebih baik sejak awal, membuka skor pada menit ke-10 dengan penyelesaian apik dari Eldor Shomurodov.



Eldor Shomurodov membuka skor untuk Uzbekistan pada menit ke-10 pertandingan (Foto: FIFA/AP)
Karena tak ada lagi yang perlu dikhawatirkan, para perwakilan Afrika terus meningkatkan tekanan di babak kedua. Titik balik terjadi pada menit ke-68 ketika Yoane Wissa mendapatkan penalti dan berhasil mengeksekusinya sendiri, menyamakan kedudukan menjadi 1-1.




Yoane Wissa tampil gemilang, mengembalikan keseimbangan pertandingan (Foto: FIFA/AP)
Hanya 10 menit kemudian, para pemain pengganti membuat perbedaan. Meschack Elia memberikan assist kepada Fiston Mayele untuk mencetak gol, membuat Republik Kongo unggul 2-1.




Pada menit pertama waktu tambahan, Wissa menyelesaikan brace-nya dengan tendangan spektakuler dari luar kotak penalti, memastikan kemenangan 3-1 (Foto: FIFA/AP).
Tiket bersejarah dan kesempatan untuk bertanding melawan Inggris.
Hasil ini memungkinkan Republik Kongo melaju melewati babak penyisihan grup Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah. Sebelumnya, tim Afrika ini juga menjadi berita utama setelah bermain imbang 1-1 dengan Portugal di pertandingan kedua mereka.


Di babak 32 besar, Republik Kongo akan menghadapi Inggris pada tanggal 1 Juli (Foto: FIFA)
Dengan semangat yang tinggi setelah pencapaian bersejarah mereka, para perwakilan Afrika berjanji untuk terus menjadi salah satu fenomena paling menonjol dalam turnamen ini.

Di Grup K: Kolombia, Portugal, dan Kongo resmi melaju ke Babak 16 Besar, sementara Uzbekistan tersingkir tanpa poin setelah 3 pertandingan (Foto: FIFA).
Sumber: FIFA/AP
Sumber: https://htv.vn/congo-lan-dau-viet-nen-lich-su-tai-world-cup-22226062810562238.htm








