
Di usia 96 tahun, Ibu Nguyen Thi Tho (dari komune Loc Ha) tidak membutuhkan hiburan menggunakan peralatan audiovisual. Yang ia hargai setiap hari adalah buku, terutama buku-buku tentang Presiden Ho Chi Minh dan revolusi.
Ibu Tho berkata: "Saya suka membaca, saya membaca satu buku demi satu buku. Buku apa pun yang dibawa pulang cucu-cucu saya, saya langsung membacanya. Terkadang, bahkan sebelum mereka membawanya pulang, saya memanfaatkan kesempatan untuk membaca ulang buku-buku lama… Misalnya, saya sudah membaca 'The Green Lotus Bud' tiga kali."



Di usia hampir 100 tahun, membaca sudah menjadi hal yang sulit bagi banyak orang lanjut usia, tetapi yang lebih mengejutkan semua orang adalah Ibu Tho dapat membaca tanpa kacamata.
"Banyak orang terkejut dan bertanya mengapa saya tidak memakai kacamata agar bisa melihat dengan jelas. Saya menjawab bahwa jika mata saya bisa melihat dengan jelas, mengapa saya membutuhkan kacamata?" kata Ibu Tho dengan riang.
Pernyataan itu cerdas sekaligus menggugah pikiran. Karena di baliknya bukan hanya penglihatan yang baik, tetapi juga kejernihan mental dan energi yang bersemangat.

Ibu Dang Thi Bien (80 tahun, komune Loc Ha) tak bisa menyembunyikan kekagumannya: "Saya 16 tahun lebih muda dari Bapak Tho, dan sekarang penglihatan saya sangat buruk; saya hampir tidak bisa menonton TV, apalagi membaca buku. Siang hari, Bapak Tho membaca, dan di malam hari, beliau mengunjungi tetangganya dan cerita-cerita yang beliau sampaikan terkadang membuat orang lupa waktu."


Bagi keturunannya, Ibu Tho juga merupakan "gudang harta karun pengetahuan yang hidup," yang penuh dengan cerita dan pengalaman berharga. Ibu Nguyen Thi Huong (putri Ibu Tho) berbagi: "Setiap buku yang dibacanya diceritakan dengan jelas dan mendalam, seolah-olah secara alami mewariskan kecintaannya kepada generasi mendatang. Sekarang kita lupa apa yang kita baca, tetapi ibu saya mengingatnya untuk waktu yang sangat lama, mengingat satu buku demi satu buku..."


Di tengah budaya membaca yang secara bertahap tergeser oleh perangkat digital , kisah seorang wanita berusia 96 tahun yang sangat menyukai membaca sangatlah bermakna. Ciri budaya yang indah ini perlu disebarluaskan dan diteladani. Yang lebih berharga bukanlah jumlah buku yang telah dibaca Ibu Nguyen Thi Tho, tetapi cara beliau hidup dengan buku, memandang membaca sebagai aktivitas yang bermanfaat.
Sumber: https://baohatinh.vn/cu-ba-gan-tram-tuoi-dam-me-doc-sach-post308159.html






Komentar (0)