Skandal senilai setengah miliar dolar menghancurkan impian Amazon di bidang barang mewah.
Investasi sebesar $475 juta di Saks pernah dianggap sebagai kunci keberhasilan Amazon dalam menaklukkan kalangan elit, tetapi kebangkrutan tersebut mengubah ambisi itu menjadi kegagalan.
Báo Khoa học và Đời sống•22/01/2026
Kebangkrutan Saks Global secara resmi mengakhiri kemitraan ambisius antara Amazon dan jaringan toko serba ada yang telah berdiri lebih dari 100 tahun ini. Investasi Amazon sebesar $475 juta, yang awalnya diharapkan dapat membuka pintu ke pasar barang mewah, kini dianggap "tidak berharga" oleh perusahaan itu sendiri.
Amazon menuduh Saks melakukan manajemen keuangan yang buruk, menghabiskan ratusan juta dolar dalam waktu kurang dari setahun dan meninggalkan tumpukan tagihan yang belum dibayar. Ketegangan meningkat ketika Amazon berupaya mencegah Saks mengakses pinjaman dana talangan sebesar $1,75 miliar, karena khawatir kepentingannya akan dilanggar.
Proyek "Saks on Amazon" pernah dianggap sebagai terobosan, menggabungkan platform teknologi Amazon dengan pengalaman belanja barang mewah tradisional. Meskipun ada beberapa tanda awal yang positif, penjualan Saks di Amazon tetap di bawah $100 juta, jauh di bawah ekspektasi. Kegagalan ini mengungkap paradoks bahwa kemudahan pasar massal Amazon tidak sesuai dengan eksklusivitas merek mewah.
Bagi Amazon, kerugian setengah miliar dolar itu tidak mengguncang kerajaan finansialnya, tetapi merupakan pelajaran mahal bagi ambisinya untuk menaklukkan pasar kelas atas. Pembaca diundang untuk menonton video : 10 Perangkat Teknologi 'Mengerikan' Teratas di Masa Depan.
Komentar (0)