![]() |
Crystal Palace (dengan seragam kuning) mengalami kekalahan mengejutkan dari tim yang berada di peringkat keenam di Inggris. |
Sepak bola Inggris baru saja menyaksikan salah satu kejutan terbesar dalam sejarah Piala FA ketika Macclesfield FC, sebuah tim yang bermain di National League North (divisi keenam), mengalahkan juara bertahan Crystal Palace 2-1 di Stadion Moss Rose.
Meskipun menghadapi lawan yang peringkatnya 117 tingkat lebih tinggi dalam sistem liga profesional, Macclesfield tidak menunjukkan tanda-tanda kalah. Tim tuan rumah memulai pertandingan dengan semangat tinggi dan organisasi yang ketat, terus-menerus menyulitkan Palace dengan permainan energik dan serangan langsung mereka.
Pada menit ke-43, kapten Paul Dawson membuka skor untuk Macclesfield dengan sundulan keras, membuat Stadion Moss Rose bergemuruh. Di babak kedua, kejutan itu berlipat ganda ketika Isaac Buckley-Ricketts memanfaatkan kesalahan pertahanan Palace untuk menjadikan skor 2-0.
![]() |
Tim tuan rumah mengalahkan lawannya yang berada di peringkat 117 tingkat lebih tinggi. |
Crystal Palace berhasil memperkecil kedudukan melalui Yeremy Pino di menit-menit akhir, tetapi itu tidak cukup untuk menyelamatkan hari yang buruk bagi juara Piala FA musim lalu. Sebelumnya mereka telah menang 1-0 melawan Man City di Wembley pada bulan Mei.
Selisih 117 peringkat antara kedua tim menjadikan ini kejutan terbesar dalam sejarah Piala FA jika mempertimbangkan peringkat liga, melampaui rekor sebelumnya yaitu 108 peringkat. Yang menarik, Dawson mengungkapkan bahwa ia bahkan harus menyekop salju sendiri sebelum pertandingan liga bawah tengah pekan, sebuah detail yang jelas menunjukkan perbedaan kondisi antara kedua klub.
Manajer Palace, Oliver Glasner, mengakui kekalahan dengan getir: "Kami kalah dan kami pantas kalah. Saya tidak punya penjelasan. Dalam pertandingan seperti ini, Anda tidak membutuhkan taktik, Anda hanya perlu menunjukkan kemampuan terbaik Anda dan kami gagal melakukannya."
Piala FA sekali lagi membuktikan mengapa ajang ini adalah negeri dongeng. Dan Macclesfield, tim dari divisi keenam, baru saja menulis babak paling gemilang dalam sejarahnya.
Sumber: https://znews.vn/cu-soc-lon-nhat-lich-su-fa-cup-post1618619.html








Komentar (0)